Berita Nasional

Dicopot dari Kursi Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni Teken Surat Pencopotan Dirinya Sendiri

Namun, yang terjadi dirinya justru mengolok-olok rakyat sendiri yang telah membuatkan bisa melenggang duduk manis di Senayan.

tribunnews.com
AHMAD SAHRONI - Politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, dicopot dari kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI, surat keluar per Jumat (29/8/2025). Kolase Tribunnews.com 

TRIBUNSUMSEL.COM - Menyita perhatian publik, kabar pencopotan politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, dari kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Lantaran menyebut rakyat tolol, nama Ahmad Sahroni belakangan ini santer diberitakan.

Memicu kemarahan publik pernyataan Ahmad Sahroni ini.

Bagaimana tidak? Ahmad Sahroni adalah wakil rakyat yang dipilih rakyat untuk bisa menjadi perantara antara rakyat dan pemerintahan.

Namun, yang terjadi dirinya justru mengolok-olok rakyat sendiri yang telah membuatkan bisa melenggang duduk manis di Senayan.

Pernyataan rakyat tolol ini disampaikan saat Ahmad Sahroni merespons usulan pembubaran DPR RI.

DITANTANG DEBAT- Pernyataan Ahmad Sahroni menyebut orang-orang yang menuntut pembubaran DPR sebagai
DITANTANG DEBAT- Pernyataan Ahmad Sahroni menyebut orang-orang yang menuntut pembubaran DPR sebagai "orang tolol sedunia”tuai kemarahan publik, hingga ditantang debat (Youtube Kompas TV)

Adapun usulan itu berawal dari mencuatnya isu kenaikan gaji bagi anggota DPR hingga Rp100 juta di tengah sulitnya masyarakat untuk bertahan hidup karena kenaikan pajak, adanya kasus beras oplosan dan korupsi di mana-mana.

Meski isu kenaikan gaji bagi anggota DPR telah dibantah oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, namun rakyat tetap merasa kecewa hingga akhirnya tetap ingin DPR dibubarkan.

 Ahmad Sahroni menilai usulan pembubaran DPR adalah hal keliru.

Ia bahkan menyebut pihak yang mengusulkan hal tersebut adalah tolol.

"Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia."

"Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak. Bodoh semua kita," ujar Sahroni pada Jumat (22/8/2025) lalu.

Pernyataan Ahmad Sahroni ini pun menuai kecaman publik.

Dirinya sempat memberikan klarifikasi, ia mengeklaim tidak bermaksud untuk merendahkan masyarakat yang belakangan menyerukan agar DPR dibubarkan imbas isu kenaikan gaji wakil rakyat.

 Sahroni juga mengatakan bahwa pernyataan 'orang tolol' dimaksudkan untuk orang yang berpikir bahwa DPR bisa dibubarkan begitu saja.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved