Berita Nasional
Deretan Anggota DPR RI Dinilai Salsa Erwina Harus Dipecat, Ada Ahmad Sahroni Hingga Uya Kuya
influencer sekaligus aktivis muda Salsa Erwina kembali menyuarakan keresahannya atas sejumlah tokoh anggota DPR RI yanng dinilai pantas untuk dipecat.
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM- Influencer sekaligus aktivis muda Salsa Erwina kembali menyuarakan keresahannya atas sejumlah tokoh anggota DPR RI yanng dinilai pantas untuk dipecat.
Dalam unggahannya, Salsa menegaskan bahwa orang-orang yang disebutnya telah bersikap arogan dan tidak memiliki empati, meski sejatinya berstatus sebagai pelayan publik.
Sebelumnya, Salsa Erwina menjadi sorotan saat menantang Ahmad Sahroni untuk berdebat secara terbuka terkait soal tunjangan rumah DPR RI sebesar Rp50 juta dan gaji Rp100 juta per bulan.
Baca juga: Duduk Perkara Ahmad Sahroni Ditantang Debat Influencer Salsa, dari Ucapan "Orang Tolol Sedunia”

Salsa berpendapat ketika mereka menghina masyarakat, artinya sudah melupakan suara rakyat yang menjadikannya sebagai anggota DPR RI.
"Aku mau minta mereka pecat penghianat bangsa yang udah jelas-jelas gak capable dan menghina perjuangan rakyat, gila hormat, merasa lebih spesial dari orang lain. Padahal karyawan! Belagu sama bos sendiri,” tulis akun tersebut dalam Instagram Story, Jumat (29/8/2025).
Adapun nama-nama anggota DPR RI yang disebutkan Salsa tersebut, mulai dari kalangan artis hingga Ahmad Sahroni, beserta alasan kritiknya.
- Ahmad Shahroni, ngatain tolol sedunia.
Ahmad Sahroni dinilai sering melontarkan perkataan kasar yang merendahkan orang lain.
Hal itu membuat perempuan yang mengaku juara debat di Nanyang Technology University dan mahasiswa berprestasi Universitas Gadjah Mada itu murka dengan statement Ahmad Sahroni.
- Deddy Sitorus, ngatain rakyat jelata (dia ngemis hidup dr kita padahal)
Deddy dianggap menghina rakyat kecil dengan sebutan yang tidak pantas.
Kata-kata "rakyat jelata" yang digunakan Deddy Sitorus dalam pernyataannya menjadi sorotan tajam.
Adapun sebelumnya, di sebuah talkshow mengatakan tidak bisa disamakan gaji dan tunjangan anggota DPR dengan masyarakat dengan penghasilan setara UMR.
Deddy mengatakan, jangan disamakan gaji anggota DPR dengan rakyat jelata.
- Bambang Pacul, Menyuruh pak Mahfud MD melakukan lobi politik terkait pembahasan RUU Perampasan Aset.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan, pemerintah harus melobi para ketua umum partai politik jika ingin Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset disahkan.
Profil Rusdi Masse, Dulu Sopir Truk Kini Gantikan Ahmad Sahroni Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI |
![]() |
---|
Alasan Ahmad Sahroni Dimutasi dari Pimpinan Komisi III ke Anggota Komisi I usai Pernyataan "Tolol" |
![]() |
---|
Ahmad Sahroni Dimutasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR, Kini Jabat Angota Komisi I DPR |
![]() |
---|
DALANG Utama Dibalik Unjuk Rasa Ricuh di Gedung DPR RI, Mantan Kepala BIN Tahu Siapa Orangnya |
![]() |
---|
Bukan Rp230 Juta, Mahfud MD Dengar Gaji Anggota DPR RI Tembus Miliaran, Wajar Dikritik Rakyat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.