Berita OKU Timur

760 Kuota CJH 2024 OKU Timur Mulai Rekam Bio Visa, Pelunasan BPIH 2024 Tunggu Kepres

Kuota CJH 2024 OKU Timur kurang lebih 760 orang, PLHUT OKU Timur sejak Senin memulai rekam bio visa bagi CJH 2024.

Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/CHOIRUL ROHMAN
Kuota CJH 2024 OKU Timur kurang lebih 760 orang, PLHUT OKU Timur rekam bio visa bagi CJH 2024, Rabu (6/12/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Kuota calon jemaah haji (CJH) 2024 OKU Timur kurang lebih 760 orang. Rinciannya kuota jemaah reguler 704 orang, lalu untuk kuota prioritas lansia 56 orang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pusat Haji dan Umroh (PHU) Kemenag OKU Timur, H Muhammad Husni saat diwawancarai Rabu (6/12/2023).

"Namun angka tersebut belum final. Sebab kemungkinan masih akan ada penambahan lagi," katanya.

Sedangkan untuk terkait Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1445 H/2024 sebesar Rp 93,4 juta per jamaah ia menyampaikan masih menunggu Kepres karena sudah dinaikan ke presiden.

"Jadi untuk pelunasan BPIH masih menunggu keluarnya Kepres. Jadi jika sudah ada kepres JCH baru melakukan pelunasan," tuturnya.

Baca juga: Libur Nataru 2024, Jadwal Keberangkatan Kapal Express Bahari Palembang-Muntok 3 Kali Seminggu

Selain itu, Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) Kemenag OKU Timur sudah sejak Senin (4/12/2023) memulai rekam bio visa bagi CJH  tahun keberangkatan 2024.

Jamaah Calon Haji Kabupaten OKU Timur secara bergantian melakukan rekam bio visa. Perekaman sendiri didampingi langsung oleh petugas PLHUT.

"Sejak senin kemarin kami sudah mulai melayani rekam bio visa bagi jamaah keberangkatan tahun 2024," terangnya.

Syaratnya kata Husni, jamaah cukup membawa Kartu Keluraga (KK), buku tabungan dan buku paspor.

Ia juga menghimbau kepada jamaah OKU Timur untuk segera melakukan perekaman bio visa ke Kantor PLHUT sehingga bisa selesai tepat waktu.

"Nanti petugas kita yang membantu proses rekam nya," terang Husni.

Terkait kendala lanjut Husni, sejauh ini tidak ada kendala dalam perekaman. Hanya saja ada beberapa jamaah saat perekaman 10 jari masih terhambat karena tidak terdeteksi.

Kemungkinan hal ini faktor gestur permukaan jari jamaah ada yang halus dan ada yang bergores.

Selain itu, untuk durasinya bervariasi ada yang hanya butuh 1 menit dan ada juga sampai 30 menit baru bisa sukses.

“Untuk tahun ini sama seperti tahun kemarin terkait dengan spesifikasi perangkat pendukung aplikasi Saudi visa bio," paparnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved