Kecelakaan Maut di Lahat

Satu Keluarga Tewas Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Lahat-Pagaralam, Pasutri dan Anak Balita

Satu keluarga tewas kecelakaan maut di jalan lintas Lahat-Pagaralam, Kamis (30/11/2023). Korban pasutri dan anak balitanya.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/EHDI AMIN
Satu keluarga tewas kecelakaan maut di jalan lintas Lahat-Pagaralam, Kamis (30/11/2023). Korban pasutri dan anak balitanya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Satu keluarga tewas kecelakaan maut di jalan lintas Lahat-Pagaralam, Kamis (30/11/2023).

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Dusun Talang Gardu, Desa Tanjung Menang, Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat menewaskan pasangan suami istri bernama Candra (30), Ayu Desitasari (26) dan putra anak semata wayang mereka berinisial NAR (4).

Yasmini, ibu Candra mengatakan tampak terpukul. Dia hanya diam termenung pasca pristiwa tragis yang merenggut nyawa anak, mantu dan cucunya.

Sesekali ia tampak mengusap air matanya yang jatuh. Meski iklas, ia masih belum percaya begitu cepat anak tertuanya dari empat bersaudara meninggalkan dirinya untuk selama lamanya.

Saat kecelakaan yang menimpa anak, mantu dan cucunya di Jalan Lintas (Lahat-PagarAlam) Dusun Talang Gardu, Desa Tanjung Menang, Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, Kamis (30/11/2023), Yasmin sedang berada di kebun.

Bak disambar petir, Yasmini seketika mendapat kabar kalau anaknya kecelakaan.

"Pasca kejadian kemarin ibu Yasmini hanya banyak diam. Dia begitu terpukul. Saat ini kami berusaha menenangkan dan menghiburnya. Saat kejadian kemarin, Yasmini sedang berada di kebun, " kata Mindi, Kepala Desa Kepala Siring, Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat, mendampingi Yasmini, saat dibincangi, Jumat (1/12/2023).

Baca juga: Kapolsek Muara Kuang OI Dorong Pelajar Tak Bolos Sekolah, Sanksi Pushup dan Hormat Bendera

Diceritakan Mindi, Yasmini selama ini hidup menjanda dengan empat orang anak.

Sementara, sang suami sudah sejak lama meninggal.

Sebagai anak tertua, Candra merupakan tulang punggung keluarga.

Dikatakanya, sejak masih bujang atau lajang, Candra merupakan sosok pekerja keras. Bahkan, ia berjualan sayur keliling untuk menghidupi keluarganya.

Tak hanya itu, di tengah masyarakat Candra merupakan sosok yang bergaul baik kepada kalangan tua dan anak anak muda di desa.

Setiap kali warga menggelar hajatan Candra sangat aktif membantu.
Bahkan, Candra dikenal warga "tukang pantauan" (warga yang ditugasi untuk mengundang saat warga menggelar hajatan, Red).

"Orangnya ramah, bermasyarakat dan saat ada acara desa aktif membantu, " Kenang Kades Kepala Siring.

Diungkapkan Mindi, Candra, istri dan anaknya belum begitu menetap di desa lantaran terkadang tinggal di desa sang istri yang berada di Desa Lesung Baru, Kecamatan Mulak Ulu.

"Almarhum Candra dan istri kadang tinggal disini menemani ibunya. Kadang tinggal di rumah mertua juga menemani mertunya. Sehari hari Candra jual sayur keliling. Sementara istri, berjualan di rumah, " terangnya.

Tak hanya keluarga, warga desa sangat terkejut dan serasa tidak percaya dengan kejadian yang menimpa satu keluarga tersebut.

Diceritakannya, sebelum kejadian Candra memang sedang bermalam ke rumah mertua di Desa Lesung Batu.

Ketiganya kemudian hendak pergi ke Kota Lahat, untuk melihat sang nenek yang dikabarkan kurang sehat. Naas, di perjalanan mereka ditabrak.

"Meraka ini hendak menjenguk neneknya di Lahat. Dan berangkat dengan menggunakan kendaraan roda dua.. Ketiganya dimakamkan di desa Lesung Batu. Saat kejadian, keluarga dan warga desa ikut melayat kesana dan saat ini sudah dimakamkan, " tutur Mindi.

Sebelumnya, malang apa yang dialami satu keluarga yakni Candra (30), Ayu Desitasari (26) dan Nabil Alfa Rizki (4).

Ketiga warga Desa Kepala Siring, Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat ini tewas setelah menjadi korban lakalantas yang terjadi di Jalan Lintas (Lahat-PagarAlam) Dusun Talang Gardu, Desa Tanjung Menang, Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, Kamis (30/11/2023).

Lakalantas yang merenggut nyawa ini terjadi bermula saat kendaraan R4 pick-up Grandmax B-9554-EAG yang dikemudikan M Ali Aljufri (24), warga Kota Palembang berjalan dari arah Kota Lahat kearah Pagar Alam.

Setibanya di TKP Ali mengaku mengantuk hingga kendaraan yang ia kemudikan melaju ke lajur kanan dan bertabrakan SPM Mio Soul BG 3162EM dikemudikan Candra yang datang dari arah berlawanan.

Hantaman kembali terjadi setelah dari bagian belakang motor milik Candra kembali ditabrak kendaraan roda empat (R4) pickup Mega Carry BG-8503-EM yang dikemudikan Deni Prayoga (25) warga Desa Tanjung Raya, Kecamatan Tanjung Tebat, Lahat bersama penumpangnya Al Qoddri Al Jalil (20) warga Kota Palembang, yang melaju dari arah yang sama dengan Candra.

Akibat kejadian tersebut, ketiga penumpang sepeda motor tewas.

Sementara itu, M Ali Jufri mengalami luka lecet di kepala sebelah kanan.
Sementara Deni, tidak mengalami luka untuk Al Qoddri mengalami luka lecet di tangan dan kaki dibawa ke RSUD Lahat.

Kapolres Lahat, AKBP S Kunto Hartono, SIK melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono, SH membenarkan kejadian tersebut. (sripoku/ehdi amin)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved