Berita Palembang

David Sebut Kaesang Pangarep dan PSI Fenomena Politik Progresif, Tak Sepakat Disebut Dinasti Politik

Ketum Perhimpunan Rakyat Progresif (PRP) David Krisna Alka memandang positif bergabungnya Kaesang Pangarep sebagai Ketum PSI sangat progesif.

|
Penulis: Aang Hamdani | Editor: Vanda Rosetiati
HANDOUT PRP SUMSEL/TRIBUN SUMSEL/AANG HAMDANI
Ketum Perhimpunan Rakyat Progresif (PRP) David Krisna Alka usai melantik Ketua DPW PRP Sumsel Ahmad di Hotel Batiqa, Palembang, Selasa (3/10/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua Umum Perhimpunan Rakyat Progresif (PRP) David Krisna Alka memandang positif bergabungnya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Menurut dia, apa yang dilakukan Kaesang dan PSI sangat progresif.

"Mereka dipimpin oleh sosok muda yang tidak hanya soal popularitas. Kalau saya lihat beberapa komentar-komentarnya itu memiliki isi substansi kebangsaan," kata David seusai acara Deklarasi dan Pelantikan DPW PRP Sumsel di Hotel Batiqa, Palembang, Selasa (3/10/2023).

David tidak sepakat kalau masuknya Kaesang disebut sebagai dinasti politik.

"Siapa pun bisa menjadi ketua umum partai. Kalau sekarang kita lihat kan pimpinan pimpinan partai sampai sepuh sekali, kapan kongresnya. Maka saya melihat fenomena politik ini sangat progresif," katanya.

Baca juga: Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Tiba di Palembang, Sementara Waktu Tinggal di Hotel

David mengatakan, dalam konteks perpolitikan saat ini kesadaran politik masyarakat masih kurang, utamanya di kalangan generasi muda.

Sebab itu PRP berjuang untuk memberikan kesadaran bagi generasi muda tentang pemahaman politik, bahwa politik itu penting. "Politik masuk ke ranah kehidupan kita sehari-hari," kata David.

Terpilih Kaesang Pangarep menjadi Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membawa angin segar bagi parpol untuk mendongkrak perolehan suara terutama para anak milenial.

Bergabungnya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah hal yang sangat progresif.  (DOK TRIBUN SUMSEL)

David memberi contoh kebijakan migor, pangan, gas, semua ada undang-undang yang ditentukan di Parlemen.

"Kalau kita tidak peduli, orang-orang politik akan sewenang-sewenang," kata dia.

Dia mengatakan, dalam Pemilu mendatang sebanyak 60 persen pemilih berasal dari generasi muda. Sebab itu Gen-Z dan generasi milenial sangat menentukan.

Dia kembali menegaskan bahwa politik itu menyangkut kehidupab masyarakat.

"Kita perlu bergerak sekarang. Sudah saatnya generasi muda Sumsel untuk peduli dan paham politik. Teman-teman ikut memikirkan. Misal asap ini. Ada kongkalikong apa, sudah ada kajian apa. Harus jelas, kongkret data dan risetnya, berikan ke pemangku kebijakan," katanya.

David kemarin melantik dan meresmikan DPW PRP Sumsel. Kepengurusan PRP saat ini sudah ada di 20 provinsi sejak dibentuk Juni lalu. Ada pun Ketua DPW PRP Sumsel dijabat Ahmad.

Dalam sambutannya, Ahmad mengatakan akan menjalankan amanah dengan baik.

"Organisasi ini bertujuan membumikam akal progresif untuk mewujudkan azas keberadilan, menjadikan politik sebagai panglima. Mari kita rajut rasa kebangsaan dan tanam benih idealisme," kata dia.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved