Berita Prabumulih

Agustus 2023, Realisasi PAD Kota Prabumulih Rp 22 Miliar, Over Target 103 Persen

Meski baru di Agustus 2023 namun realisasi pendapatan asli daerah Kota Prabumulih Rp 22 miliar dan melampaui atau over target 103 persen.

Penulis: Edison | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EDISON
Meski baru di Agustus 2023 namun realisasi pendapatan asli daerah Kota Prabumulih Rp 22 miliar dan melampaui atau over target 103 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Pemkot Prabumulih, Ratih Puspa SE MSi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Meski baru di Agustus 2023 namun realisasi pendapatan asli daerah Kota Prabumulih Rp 22 miliar dan melampaui atau over target 103 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Pemkot Prabumulih, Ratih Puspa SE MSi kepada sejumlah wartawan belum lama ini.

"Target PAD yang kami kelola saat ini sudah over target, terealisasi 103 persen. Jadi dari target Rp 22 miliar terrealisasi lebih dari Rp 22 miliar," kata Ratih kepada wartawan.

Adapun sektor pajak yang telah over target tersebut kata Ratih antara lain pajak penerangan jalan, restoran dan sejenisnya, BPHTB, mineral bukan logam dan batuan serta pajak restoran.

Untuk pajak restoran dan sejenisnya target Rp 3 miliar tercapai 101 persen atau Rp 3,033 miliar, pajak hiburan target Rp 230 juta tercapai 237 persen atau Rp 545 juta, pajak penerangan jalan dihasilkan sendiri target Rp 9 miliar tercapai 108 persen atau Rp 9,7 miliar.

Baca juga: Pekerjaan Pemilik Rumah Dijadikan Penangkaran Buaya Ilegal di OKI, Tetangga Ungkap Baru Tahu

Kemudian pajak mineral bukan logam dan batuan target Rp 1,080 miliar tercapai 228 persen atau Rp 2,4 miliar dan BPHTB pemindahan hak target Rp 3 miliar tercapai 129 persen atau Rp 3,8 miliar.

"Kalau untuk pajak lain seperti pajak hotel baru 85 persen, pajak reklame 52 persen, pajak parkir Rp 72 persen. Dibawah 50 persen itu pajak air tanah, tapi data seluruh ini per Juli 2023, masih ada peluang untuk merealisasikan agar 100 persen," katanya.

Disinggung kenapa dan apa kendala pajak air tanah masih 46 persen, adik Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH MH ini mengaku karena wajib pajak yang banyak. "Kita sendiri terus mendata, karena wajib pajak banyak namun kita terus melakukan pendataan sehingga nanti bisa tertagih seluruhnya," tuturnya.

Ditanya terkait Pajak Bumi Bangunan (PBB), Ratih menuturkan dari target Rp 3,4 miliar baru terrealisasi Rp 1,8 miliar atau 53 persen.

"Semua terus kita tagih, mudah-mudahan tercapai semua lah," tambahnya seraya mengatakan data tersebut masih di Juli 2023 dan masih ada beberapa bulan mengejar.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved