Viral Tarif Parkir Palembang
Merasa Difitnah, Kak Jol Maafkan Maman, Viral Parkir di Pasar 16 Ilir Diminta Rp 10 Ribu
Merasa difitnah, Kabid Dalops Dishub Palembang AK Juliansyah atau Kk Jol memaafkan Maman jukir video viral Parkir di Pasar 16 Ilir diminta Rp 10 ribu.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Merasa difitnah, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan Palembang, AK Juliansyah tetap memaafkan Maman juru parkir dalam videl viral parkir di Pasar 16 Ilir Palembang diminta Rp 10 ribu disebarkan warga.
Dalam video tersebut Maman menyebut Kak Jol yang belakangan diketahui adalah AK Juliansyah sebagai orang yang mendekengi aksi pungutan liar (pungli) di luar ketentuan retribusi parkir seharusnya.
Dia AK Juliansyah langsung memanggil Maman dan Koordinator PT BPB Anton pada Senin, (31/7/2023).
"Seperti yang tersebar di media sosial yang mengatakan saya sebagai beking jukir Maman, itu tidaklah benar dan saya merasa ini adalah sebuah fitnah," kata AK Jul.
Kendati demikian AK Jul tetap memaafkan Maman dan meminta Maman mengklarifikasi hal tersebut.
Menurutnya Maman melalui PT BPB (Bunda Perkasa Brother) hanya diberi peringatan untuk tidak mengulangi perbuatannya itu lagi.
"Seolah akunih preman yang berkuasa minta minta duit itu," kata dia.
Baca juga: Sadar Salah, Penyuling Minyak di Muba Bersedia Hentikan Aktivitas, Ajukan Syarat ke Pemerintah
Masih kata AK Jul ia menjelaskan bahwa PAD yang didapat dari parkir Pasar 16 Ilir Palembang langsung menuju Pemkot dan Dishub Palembang hanya sebagai penerima kwitansi.
"Sebulan PAD nyo Rp. 20.000.000 dan itu langsung ke Pemkot Dishub hanya sebagai penerima kwitansi," terang AK Jul.
Parkiran di kawasan pasar 16 Ilir Palembang kini tengah menjadi perhatian publik.
Hal itu terjadi karena viral di media sosial sebuah video ketika seorang juru parkir (jukir) di Pasar 16 Ilir Palembang meminta bayaran parkir sebesar Rp 10 ribu ke pengendara mobil.
Dalam video itu, tampak seorang wanita pengendara mobil memprotes jukir tersebut karena meminta biaya parkir yang tak sesuai dengan papan info tarif parkir yang ada.
"Kami dak sampai sejam disini kenapo diminta langsung Rp 10 ribu jangan cak itu kak," ujar wanita dalam video tersebut.
Sementara Jukir di video itu mengaku bahwa dirinya hanya melakukan tugas sebagai seorang Jukir.
"Kitonih begawe disini mbak kalau nak komplen ke bos be langsung. Bos kami (makwo) atau hj Herlina temui be kak Jol," kata pria di video yang beredar.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.