Berita Nasional

Harapan dan Kesedihan Pihak Jonathan Latumahina Jelang Sidang Tuntutan AGH, Kasus Penganiayaan David

Jonathan Latumahina melalui pengacara hukum Melisa Anggraini berharap agar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat memberikan hukuman yang maksimal.

Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunsumsel.com
Harapan dan Kesedihan Pihak Jonathan Latumahina Jelang Sidang Tuntutan AGH, Kasus Penganiayaan David 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sidang tuntutan AGH atas kasus penganiayaan David bakal digelar pada hari ini, Rabu (5/4/2023).

Pihak Jonathan Latumahina melalui pengacara hukumnya Melisa Anggraini berharap agar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat memberikan hukuman yang maksimal.

Namun, iapun mengaku sedih melihat rangkaian pemeriksaan dan sidang kasus ini.

Hal itu diungkapkan oleh Melisa Anggraini melalui akun twitternya di @MellisaA_AN.

Melisa mengaku, saat menyaksikan rangkaian pemeriksaan dan sidang perkara AGH, ia banyak menangis.

Hal tersebut tak lepas karena ia membayangkan kesakitan fisik dan mental David ketika itu.

"Dari seluruh rangkaian pemeriksaan saksi dlm sidang perkara pelaku anak AG, sy banyak menangis..

membayangkan kesakitan fisik dan mental David ktk itu, berada dihadapan orang2 tidak berhati.

Smoga tuntutan JPU hari ini maksimal terhadap pelaku anak jenis spt ini!!aminn" tulisnya.

Baca juga: Kondisi AGH yang Bakal Jalani Sidang Tuntutan Kasus Aniaya David Hari Ini, Terancam 7 Tahun Penjara

Baca juga: Ayah Shane Lukas Bongkar Sifat Asli Rafael Alun, Singgung Kesombongan Hingga Merasa Dianggap Rendah

Sebelumnya AGH bakal menjalani sidang tuntutan atas kasus penganiayan David pada hari Rabu (5/4/2023).

Atas kasus yang menjeratnya, AGH kini terancam 7 tahun penjara.

Pihak AGH pun mengaku jika kondisi AGH dalam posisi siap untuk menghadapi tuntutan jaksa.

"Kami siap dengan apapun sikap dari jaksa penuntut umum dan tuntutannya," ujar penasihat hukum AGH, Mangatta Toding Allo..

Nantinya, tim penasihat hukum AGH juga akan menyiapkan pleidoi atau pembelaan atas tuntutan yang dilayangkan jaksa penuntut umum.

Pihaknya pun memperkirakan bahwa pleidoi akan diagendakan pada Kamis (6/4/2023).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved