Teroris JAD yang Lakukan Bom Bunuh Diri di Makassar Kini Melebar Hingga Kalimantan Timur dan Papua

Teroris JAD yang Bom Bunuh Diri di Makassar Kini Melebar Hingga Kalimantan Timur Hingga Papua

Editor: Slamet Teguh
TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang meledakkan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, melebar ke sejumlah daerah di Indonesia. 

"Jadi memang bukan orang asli Papua, tetapi mereka sudah cukup lama tinggal di Papua, khususnya di Merauke."

"Sekarang pengembangan oleh Densus 88, dan sekarang yang menjadi tersangka di sana itu 11 orang," terangnya.

Baca juga: Gorok Leher Sendiri setelah Gorok Istri, Terungkap Dugaan Sementara Motif Suami, Ditemukan Obat Kuat

Baca juga: Nasib Para Jemaah Haji Usai Pemerintah Tak Akan Berangkatkan Jemaah Haji Tahun ini

Rencanakan Serang Gereja Hingga Polres di Merauke

11 terduga kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap di Merauke, diduga merencanakan sejumlah aksi teror.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, para terduga merencanakan aksi penyerangan gereja hingga polres di Merauke.

"Yang bersangkutan itu merencanakan aksi teror di gereja di Merauke, Polres Merauke, dan Satlantas Merauke."

"Sasarannya itu melakukan aksi teror," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (31/5/2021).

Ia menuturkan, para terduga juga telah berbaiat dengan kelompok ISIS.

Mereka juga tergabung dengan grup WhatsApp dan Telegram yang berisikan konten radikalisme.

"Mereka tergabung dalam kelompok menggunakan WA atau Telegram yang isinya mengandung unsur radikal."

"Yang bersangkutan juga sudah lakukan sumpah setia atau baiat ke ISIS," ungkapnya.

Argo menambahkan, seluruh terduga kini masih dalam pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Polri.

"Penyidik densus 88 saat ini sedang intensif memeriksa."

"Tentunya memeriksa itu tidak sekaligus selesai."

"Tentunya masih ada teknis dan taktik dari Densus, biar yang bersangkutan memberikan keterangan yang terus terang, keterangan apa yang mereka alami," jelasnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved