Teroris JAD yang Lakukan Bom Bunuh Diri di Makassar Kini Melebar Hingga Kalimantan Timur dan Papua
Teroris JAD yang Bom Bunuh Diri di Makassar Kini Melebar Hingga Kalimantan Timur Hingga Papua
TRIBUNSUMSEL.COM - Sejumlah aksi terorisme masih kerap terjadi di Indonesia.
Bahkan kini, kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang meledakkan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, melebar hingga ke sejumlah daerah di Indonesia.
Hal tersebut terungkap setelah Polri menangkap 11 terduga teroris JAD di Merauke, Papua.
Ternyata, pelaku masih satu kelompok dengan kelompok teroris di Makassar yang meledakkan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.
"Kita ketahui bersama, ini merupakan satu jaringan JAD, terus dikembangkan dari Makassar."
"Ternyata jaringannya melebar ke Kalimantan Timur."
"Kalimantan Timur di sana ditangkap salah satu kelompok dari JAD."
"Dari Kaltim bergerak ke Papua Merauke."
"Di Merauke sampai saat ini yang ditangkap ada 11 orang," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (3/6/2021).
Namun, Rusdi menuturkan para terduga teroris yang ditangkap di Merauke tidak terlibat langsung dalam perencanaan peledakan bom Gereja Katedral Makassar.
Mereka hanya satu jaringan dan memiliki pemahaman dan ideologis yang sama.
"Yang jelas mereka sekali lagi sudah lama tinggal di Merauke ,dan mendapat pemahaman radikal seperti ini ketika mereka di Merauke."
"Mereka membangun kelompok-kelompok ini ketika mereka berada di Marauke," jelasnya.
Rusdi memastikan para terduga teroris yang ditangkap di Merauke bukan orang asli Papua (OAP).
Mereka merupakan pendatang yang telah lama berdomisili di Merauke.