BMKG Beri Peringatan Dini Terkait Tsunami, Minta Mitigasi Bencana Ditingkatkan

BMKG Beri Peringatan Dini Terkait Tsunami, Minta Mitigasi Bencana Ditingkatkan.

Editor: Slamet Teguh
StockSnap/Pixabay
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memberi peringatan bakal adanya tsunami.

Untuk itu, BMKG meminta mitigasi bencana ditingkatkan.

Ombak besar yang merupakan dalam dari tsunami atau gempa laut, berpotensi menghantam kawasan pesisir Sumenep. Tetapi kapan itu terjadi belum diketahui, namun hasil analisis dari BMKG mengatakan, ada potensi kuat terjadi tsunami.

Bahkan BMKG menyebutkan, ketinggian tsunami itu diperkirakan mencapai tiga meter, atau tepatnya 2,8 meter lebih.

Analisis ini disampaikan langsung oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi pada 3 April 2021 lalu.

"Kami sampaikan beberapa hasil analisis BMKG, bahwa perlu untuk dilakukan dan ditingkatkan mitigasi bencana. Terutama gempa dan tsunami," kata Dwikorita, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Tips Aman Membeli Tanaman Hias Secara Online, Lakukan Langkah Ini Agar Tidak Tertipu dan Kecewa

Baca juga: Bank Indonesia Menyebut Cadangan Devisa RI Mencapai 137,1 Miliar Dolar AS

Baca juga: Tertangkap Zina, 2 Pria dan 1 Wanita Dihukum 100 Kali Cambuk, Tertunduk Sampai Dibawa ke Ambulans

Berdasarkan perhitungan BMKG, tambah Dwikorita, jika terjadi tsunami di wilayah Sumenep maka ketinggiannya sudah diprediksi mencapai hampir tiga meter.

"Yang dekat pelabuhan diwaspadai, itu tertinggi dan waktu datangnya cepat. Sehingga jika menunggu sirene sudah terlambat. Itulah pentingnya sosialisasi," paparnya.

Apa yang menyebabkan tsunami di Sumenep, Dwikorita mengaku ada tiga faktori. Yaitu adanya patahan kambing. "Posisinya di Selatan Madura, sekitar Sumenep," katanya.

Faktor kedua ialah patahan Flores, yang ada di Flores sampai Bali. Sedangkan yang ketiga, tumpukan lempeng di subduksi (zona) Selatan pulau Jawa.

Dari ketiga faktor itu katanya, yang perlu diwaspadai adalah faktor patahan kambing. "Kalau faktor patahan flores dan tumpukan lempeng dampaknya tidak serius, karena tidak lebih dari setengah meter," ungkapnya. ***

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Terjangan Tsunami 3 Meter Ancam Sumenep, BMKG Minta Mitigasi Bencana Ditingkatkan.

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved