Breaking News:

Berita Palembang

Hindari Kerumunan di Masa Pandemi, Umat Nasrani Tak Rayakan Natal Bersama, Gelar Bakti Sosial

Menghindari kerumunan di masa pandemi, Umat Nasrani tak rayakan Natal Bersama, gelar bakti sosial.

TRIBUN SUMSEL/SRI HIDAYATUN
OKKSS secara simbolis memberikan bantuan sosial kepada lembaga di Gereja Santo Yoseph, Jumat (18/12/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menghindari kerumunan di masa pandemi, Umat Nasrani tak rayakan Natal Bersama, gelar bakti sosial.

Masih berada di zona merah, umat Nasrani di Kota Palembang harus merayakan Natal dan Tahun baru 2021 berbeda dari tahun sebelumnya.

Sama seperti umat muslim, umat Nasrani tahun ini harus merayakan Natal di tengah pandemi covid-19. Hal ini pun sesuai dengan imbauan Pemerintah Kota Palembang.

Untuk mengurangi penyebaran virus tersebut umat Kristen Katolik yang tergabung dalam Oikumene Kristen Katolik Sumatera Selatan (OKKSS) memaknai natal dengan berbagi kasih.

Presidium OKKSS, Romo Laurensius Lakidi mengatakan ditahun ini memang umat nasrani merayakan natal dengan cara yang berbeda.

"Seperti kita ketahui saat ini kita berada di zona merah khusus kota Palembang, jadi kita ada kesepakatan bersama, kita tidak melaksanakan perayaan natal, dikarenakan kondisi saat ini masih pandemi Covid-19 dan sampai kapan kondisi seperti ini kita tidak tahu," ujar Presidium OKKSS, Romo Laurensius Lakidi usai acara berbagi kasih di Gereja Santo Yoseph, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Dua Truk Colt Diesel Tabrakan di Jalinsum Muratara Tadi Pagi, 1 Warga Lahat Tewas

Baca juga: Polsek Mariana Kembali Ringkus Pencuri Alat Berat Perusahaan, Total 5 Ditangkap 1 Masih Buron

Baca juga: Adok Jajulu, Budaya Pemberian Gelar Adat Suku Komering, Lestari Sejak Zaman Kerajaan Islam

Maka dari itu, lanjutnya mereka secara khusus memberikan bingkisan kasih baik untuk lembaga kristen atau non kristen.

Ia mengungkapkan, alasan mengapa tidak merayakan natal bersama, karena wabah virus Covid-19 ini salah satunya disebabkan oleh kerumunan (banyak orang).

Maka dari itu, untuk memutus wabah ini umat Kristen tidak merayakan natal bersama banyak umat.

"Situasi sekarang memprihatinkan, tapi perayaan tahun ini tidak mengurangi makna natal yang meriah tapi kita menggantinya dengan bakti sosal," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved