Pembacokan di Masjid Tajung Rancing

Keseharian M Arif, Imam Masjid yang Dibacok Sopir Pribadi saat Salat, 10 Tahun jadi Guru Ngaji

Dijelaskannya Herman, keseharian almarhum selain pensiunan kepala sekolah juga sering mengajar anak - anak sekitar untuk mengaji.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
masjid Nurul Iman di Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, tempat imam masjid dibacok 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Meninggalnya M Arif (59) karena dibacok meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan para tetangga.

Arif diketahui meninggal Senin (14/9/2020) setelah jadi korban pembacokan saat jadi imam salat Magrib di Masjid Nurul Iman, Jumat (11/9) lalu.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Pak Arif, bagi saya beliau adalah sosok yang baik dan taat menjalankan ibadah," terang Herman tetangga korban.

Dijelaskannya Herman, keseharian almarhum selain pensiunan kepala sekolah juga sering mengajar anak - anak sekitar untuk mengaji.

"Sudah sekira sepuluh tahun belakangan beliau mengabdikan hidupnya sebagai guru ngaji bagi anak sekitar, dan juga sudah 2 periode terpilih jadi ketua masjid Nurul Iman Kelurahan Tanjung Rancing,"

FAKTA Baru Pembacok Imam Masjid di Tanjung Racing OKI, Ternyata Sopir Pribadi: Sudah Semakan Seminum

"Di mata saya pribadi, korban ini sangat baik dan ramah. Setiap ada pengajian maupun hajatan, beliau yang selalu mengisi acara untuk membacakan Al-Quran," ungkapnya mengingat korban semasa hidupnya.

Masih kata Herman, berkat kebaikan korban tersebut masyarakat sekitar tidak menyangka jika akan menghembuskan napas terakhir dengan cara tidak wajar.

"Buktinya sejak hari pertama dirawat, sanak keluarga maupun keluarga ramai yang datang untuk memberikan semangat terhadap keluarga yang ditinggalkan,"

"Kami cukup kaget ketika menyaksikan korban dibacok tetangganya sendiri yang tidak lain sesama pengurus masjid. Padahal mereka berdua itu sejak lama sangat dekat," tutupnya.

Pakai Masker Tapi Tak Tutupi Hidung Tetap Didenda, Operasi Yustisi di OKI, Hari Pertama Baru Teguran

Fakta Baru

Fakta baru pembacokan yang terjadi, Jumat (11/9) lalu di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Pelaku Mahmudin (50) ternyata telah lama bekerja sebagai sopir pribadi korban M Arif (59) dan diangkat sebagai marbot masjid.

Hal tersebut disampaikan, Ahmad Kurni adik ipar dari korban.

Ia menyampaikan bahwa kedekatan pelaku dan korban selama ini.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved