Breaking News:

Corona di OKI

Pakai Masker Tapi Tak Tutupi Hidung Tetap Didenda, Operasi Yustisi di OKI, Hari Pertama Baru Teguran

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy mengungkapkan telah diterbitkan peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati terkait penerapan protokol kesehatan dan

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Weni Wahyuny
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Masker 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Hari ini merupakan pelaksanaan operasi yustisi untuk menekan penyebaran Covid-19 yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Setelah berbulan-bulan sebelumnya tim gabungan dari Kepolisian, TNI, Pol PP dan berbagai pihak di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Jika selama masa sosialisasi petugas bersikap preventif, maka saat operasi yustisi digelar para pelanggar protokol kesehatan akan langsung diberikan tindakan.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy mengungkapkan telah diterbitkan peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati terkait penerapan protokol kesehatan dan berhubungan dengan pelaksanaan operasi Yustisi.

BREAKING NEWS: Ketua Imam Masjid Nurul Iman Tanjung Rancing OKI Meninggal, Dibacok saat Salat Magrib

FAKTA Baru Pembacok Imam Masjid di Tanjung Racing OKI, Ternyata Sopir Pribadi: Sudah Semakan Seminum

"Hari ini, hari pertama kita laksanakan yustisi (penegakan) terhadap para pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Namun untuk hari pertama kita dahulukan kegiatan yang masih bersifat teguran dan imbauan sembari menegaskan bahwa peraturan ini akan segera ditegakkan, supaya masyarakat mematuhi protokol kesehatan agar tidak kena sanksi," terang Kapolres saat ditemui di halaman Mapolres OKI, Senin (14/9/2020).

Dilanjutkannya, operasi ini bertujuan guna memutus rantai penularan dan penyebaran Covid-19.

"Tujuannya untuk kita bersama. Jika bisa memutus rantai penyebaran corona, maka kehidupan normal kembali tertata, ekonomi dan kesejahteraan meningkat," ucapnya.

Dikatakan Kapolres, pihaknya akan melibatkan berbagai stakeholder mulai dari Pol PP, TNI hingga pengadilan dan kejaksaan.

"Supaya penerapan protokol kesehatan Covid-19 bisa lebih disiplin, jika ditemukan pelanggar kita akan langsung melakukan penindakan di tempat," tegasnya.

Sudah Lama Intai Syekh Ali Jaber, AA Pelaku Penusukan Akui Sering Terbayang-bayang dengan Ceramahnya

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved