Berita Indralaya
Polres Ogan Ilir Bongkar Sindikat Penguras ATM Pakai Tusuk Gigi, Seorang Wanita Ikut Terlibat
Polisi menyita barang bukti sebanyak 64 buah kartu ATM berbagai macam jenis, tusuk gigi yang digunakan untuk mengganjal mesin ATM
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Satuan Reserse Kriminal Polres Ogan Ilir (OI) berhasil membongkar sindikat pelaku pembobol kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) lintas Provinsi yang terakhir kali beraksi disebuah mesin ATM yang berada di kawasan Indralaya Kabupaten OI.
Aksi kejahatan kali ini di mesin ATM yang berada di kawasan SPBU Jalintim Km 37 Indralaya-Katiagung.
Keempat pelaku tersebut yakni inisial A, R, E, ketiganya warga Lampung dan seorang perempuan berinisial J, warga Bekasi Jawa Barat.
Baca: Wisma Atlet Jakabaring Tak Mampu Menampung Seluruh Atlet, CdM Tetap Bangga, Ternyata ini Alasannya
Keempat sindikat penguras kartu ATM itu, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani proses penyidikkan lebih lanjut.
Dari tangannya, Polisi menyita barang bukti sebanyak 64 buah kartu ATM berbagai macam jenis, tusuk gigi yang digunakan untuk mengganjal mesin ATM serta satu unit kendaraan jenis Minibus Honda Brio warna putih yang digunakan untuk menjalankan aksi kejahatan.
Baca: Liga 1 Wanita Indonesia Harus Bergulir di 2019, Ini Pembahasan PSSI Tentang Peserta dan Dananya
Baca: Kabut Asap Kebakaran Lahan Ganggu Pandangan dan Bikin Kaget Pengguna Jalan Tol Palindra
Dijelaskan Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIk MH melalui Kasat Reskrim AKP Malik Fahrin Qhusnul Aqif SIk saat melalukan gelar perkara, Selasa (21/8) di Mapolres OI, mengungkapkan penangkapan keempat orang pelaku sindikat penguras ATM lintas Provinsi ini, dilakukan pada awal Agustus lalu, didepan SPBU Jalintim Km 37 Indralaya-Kayuagung.
Lanjut Kasat, bermula dari keterangan beberapa orang saksi yang telah menjadi korban serta diperkuat lagi dari rekaman kamera tersembunyi (CCT) yang berada didalam mesin ATM.
Baca: Isyana Sarasvati Ungkap Banyak Kesamaan dengan Raisa, Suka Makan dan Anak Rumahan
Baca: Dendam Evan Dimas Terhadap UEA, Balas Dua Kekalahan di Piala Asia U-19
"Sehingga pelaku berhasil diketahui. Ternyata berjumlah empat orang, mereka sudah kita amankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka bersama barang bukti," ungkap AKP Malik.
Dijelaskan Kasat, dalam menjalankan aksinya keempat orang pelaku ini memiliki peran yang berbeda-beda. Seorang pelaku inisial A bertindak mengganjal lubang mesin ATM menggunakan tusuk gigi.
Setelah diganjal, ada warga yang hendak mengambil uang kedalam ATM. Karena kartunya terganjal, korban pun tidak bisa mengambil uang di mesin ATM.
Baca: Viral Sosial Media, Wisata Air Terjun Curug Panjang Muara Beliti Ramai Dikunjungi di Libur Idul Adha
Merasa kebingungan, korban akhirnya meminta pertolongan dengan pelaku inisial R yang sudah menunggu diluar.
Dengan kecepatan tangan pelaku inisial R, langsung berpura-pura mengambil kartu ATM milik korban yang tersangkut didalam lubang mesin ATM, dan menukar kartu ATM milik tersangka (saldo kosong) lalu diberikan kepada korban.
Baca: Atlet Menembak Maharani Ardi Gunakan Dana Pribadi Puluhan Juta demi Bela Indonesia di Asian Games
Korban pun tidak curiga, dan seketika menerima saja, sembari meminta korban untuk menunggu diluar antrean.
Disaat korban keluar, lalu, tersangka yang lain yakni inisial E masuk kedalam mesin ATM dan mengorek lubang ATM yang terganjal tusuk gigi, disaat ATM berhasil masuk, tersangka langsung merubah nomor pin ATM milik korban dengan nomor pin yang baru.
"Sementara, peran seorang perempuan tersangka inisial J bertindak mengawasi situasi diluar lokasi mesin ATM, sembari membujuk korban untuk tidak mengejar pelaku," jelas AKP Malik.
Baca: Kapten Sriwijaya FC Yu Hyun Koo Sedih Sepakbola Indonesia di Asian Games Kalah 12-0 dari Korea