Forum CSR Sumsel Tahun Ini Kirim 1.000 Tenaga Kerja Magang ke Jepang, Gaji Rp 20-30 Juta/Bulan

Ketua Forum CSR Kesejahteraan Sosial Sumsel, Rianthony Nata Kesuma mengatakan, pengelolaan dana CSR akan dimaksimalkan untuk pengentasan kemiskinan

Penulis: Linda Trisnawati |
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Ketua Forum CSR Kesejahteraan Sosial (Kesos) Sumsel, Rianthony Nata Kesuma usai memaparkan program yang akan dilakukan untuk penanggulangan kemiskinan dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Ruang Rapat Gubernur, Senin (18/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Forum Coorporate Social Responsibility (CSR) Kesejahteraan Sosial (Kesos) Sumatera Selatan, memaparkan program yang akan dilakukan untuk penanggulangan kemiskinan dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Ruang Rapat Gubernur.

Ketua Forum CSR Kesejahteraan Sosial (Kesos) Sumsel, Rianthony Nata Kesuma mengatakan, pengelolaan dana CSR akan dimaksimalkan untuk pengentasan kemiskinan.

"Salah satu program CSR yang bakal kami laksanakan yakni mengirimkan pekerja asal Sumsel untuk magang ke Jepang. Targetnya, pengiriman pekerja magang tahun ini mencapai 1000 orang," ujar Rianthony, Senin (18/2/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, program pengiriman pekerja magang sebenarnya sudah lama dilakukan.

Hanya saja, banyak calon pekerja magang selama ini terkendala biaya pelatihan serta ongkos keberangkatan.

PUBG Mobile Sudah Diupdate tapi Mode Zombie Belum Tersedia, Ini Penjelasan Resmi PUBG

Palembang Ditetapkan Kejadian Luar Biasa Difteri, Ini Bahaya Penyakit Difteri dan Aturan Vaksin

"Kami akan mengakomodir biaya pelatihan tersebut melalui dana CSR, pembiayaan perbankan dan program dari Pemerintah Provinsi maupun daerah. Sehingga jumlah pekerja yang dikirim optimal," katanya

Ia menuturkan pengiriman pekerja magang ke Jepang merupakan program kerjasama antara Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dengan badan Internasional Man Power Develpment (IM) Jepang.

"Dimana Jepang membutuhkan sebanyak 700 ribu tenaga kerja di berbagai bidang baik infrastruktur maupun manufaktur."

"Gaji yang ditawarkan juga diatas Upah Minimum di Indonesia dimana seorang pekerja magang bisa menerima upah sebesar Rp 20-35 juta per bulannya," bebernya.

Wagub Sumsel Mawardi Yahya Minta Percepat Pembentukan Tim Pengendali CSR

Kecewa Dengan Mak Vera, Indra Bekti Cerita Soal Pengalaman Dilarang Menjenguk Olga Syahputra

Ia pun mengatakan, bahwa selama ini pengiriman pekerja magang kurang berjalan optimal. 

Dalam setahun, pekerja magang yang dikirim hanya berkisar 50-80 pekerja.

Padahal potensi pekerja magang di Sumsel cukup besar. Dengan adanya program ini, diharapkan lebih banyak lagi pekerja yang dikirim dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved