Berita Palembang
Palembang Ditetapkan Kejadian Luar Biasa Difteri, Ini Bahaya Penyakit Difteri dan Aturan Vaksin
Difteri adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae
Penulis: Melisa Wulandari |
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Kesehatan Palembang melalui seluruh Puskesmas mengedarkan surat himbauan ke setiap sekolah dari sekolah dasar tentang jadwal imunisasi difteri ORI ketiga yang akan digelar selama Februari.
Dalam surat edaran tersebut disampaikan agar semua siswa wajib mengikuti imunisasi untuk memberikan kekebalan tubuh dari penyakit difteri, tetanus, Hepatitis B, heamofilus influenza tipe E.
Sekitar 200 murid SD Negeri 2 Palembang di Jalan Padang Selasa, Senin (18/2/2019) mengikuti imunisasi difteri yang dilakukan di UKS sekolah.
Terlihat murid berbaris dengan rapi, sebelum disuntik vaksin difteri, murid diperiksa terlebih dahulu apakah sedang sakit atau tidak.
• Ini Nama-nama Pemenang Lomba Menggambar-Mewarnai serta Fashion Show FII Sripo-Tribun
• Wagub Sumsel Mawardi Yahya Minta Percepat Pembentukan Tim Pengendali CSR
Apabila sedang sakit seperti, demam, pilek, batuk dan memiliki riwayat penyakit yang parah seperti asma dan lainnya tidak diperkenankan untuk ikut imunisasi difteri (suntik vaksin difteri).
Setelah diperiksa dan murid dinyatakan sehat, petugas puskesmas Padang Selasa yang berjumlah 3 orang langsung menyuntik murid dengan vaksin difteri.
1 orang lainnya bertugas memeriksa kesehatan murid yang akan disuntik.
Terlihat beberapa murid yang meringis kesakitan saat disuntik tapi tidak sampai menangis, ada pula yang terlihat menangis namun tidak sampai menjerit.
Seorang siswa SDN 2 Palembang, Regina Calista Putri Alamsyah dari kelas 2 A ini mengaku rasa disuntik vaksin difteri seperti digigit semut.
• Bupati Lahat Belajar ke PDAM Tirta Musi Palembang, Sukses Beri PAD dan Gajian 24 Kali Setahun
• Kota Palembang Masuk KLB Difteri, Dinkes Mulai Atur Jadwal Imunisasi di Sekolah
"Gak sakit kok, kayak digigit semut, di suntik di sini (sembari menunjuk ke arah tangan kiri)," ujarnya, Senin (18/2/2019).
Koordinator imunisasi Puskesmas Padang Selasa, Likawati Rusman mengatakan suntik vaksin atau imunisasi difteri ini dibagi dalam 3 interval waktu.
"Februai 2019 ini sudah yang ketiga kalinya, sebelumnya yang pertama kali di sekolah ini itu Maret dan Juni di tahun 2018. Imunisasi ini untuk murid kelas 1-6 SD," jelasnya.
Dia juga mengatakan tak hanya di SDN 2 Palembang saja, namun mereka juga akan melakukan imunisasi di 70 pos yang tersebar di wilayah kerja puskesmas Padang Selasa, yakni Bukit Lama dan Bukit Baru.
Sementara itu, Difteri adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae.