TOPIK
Kopi Sumsel
-
Sementara itu Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah sangat menyambut baik rencana tersebut.
-
Awal bulan Desember tahun ini, harga kopi di Kabupaten Empat Lawang terpantau stabil.
-
Pemkab Muara Enim berkomitmen akan membangun dan mendirikan Kawasan Industri Kopi Semende.
-
Kopi Robusta asal OKU memiliki cita rasa yang khas, dengan sensasi manis dan aroma harum cokelat yang bahkan dikira kopi luwak.
-
Promosi kopi Sumsel belakangan ini masif dilakukan baik melalui promosi langsung ataupun event mengenai kopi.
-
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat stabilitas setor jasa keuangan di wilayah Sumsel terjaga dengan baik.
-
Jika melihat harga 2 bulan ke belakang harga kopi saat ini mengalami kenaikan, pada bulan September lalu harganya masih Rp 55 ribu per kilogram.
-
Bursah Zarnubi mengatakan, jumlah ini bagi dirinya bukan sebuah prestasi, mengingat hasil produksi kopi di Lahat mencapai 56 ribu ton per tahun.
-
Gudang Komoditi Milik Pemkot Pagar Alam Bakal Difungsikan Jadi Eksportir Kopi Koperasi Merah Putih
-
Kota Pagar Alam adalah salah satu kota penghasil kopi terbesar di Sumatera Selatan, namun potensi ekonomi ini belum termanfaatkan secara optimal.
-
Upaya Bupati Lahat, Bursah Zarnubi mengenalkan Kopi Lahat ke masyarakat luas, mulai membuahkan hasil.
-
Ia juga menegaskan pentingnya pemberian tanda atau "marking" kopi Sumsel agar setiap pengiriman dari daerah ini memiliki identitas yang jelas.
-
Harga kopi di Kabupaten Empat Lawang perlahan kembali naik, kini dihargai Rp 60 ribu per kilogramnya, Rabu (16/10/2025).
-
Bahkan, saat ini Amat Sijunjung kewalahan melayani warga yang ingin meroasting kopinya.
-
Harga jual kopi di Kabupaten Empat Lawang kembali turun usai beberapa hari sebelumnya sempat naik, Rabu (3/9/2025).
-
Petani kopi di Kota Pagar Alam terpaksa kembali menunda mengiling simpanan hasil kopi untuk dijual.
-
Petani Kopi di Kota Pagar Alam saat ini kembali tersenyum, pasalnya harga jual Biji Kopi saat ini kembali mengalami kenaikan.
-
Sempat turun hingga dibawah Rp 50 ribu per kilogram, kini harga kopi di Kabupaten Empat Lawang kembali naik pada Senin (18/7/2025).
-
Sebelumnya diketahui harga kopi turun hingga level cukup bawah yakni Rp 40 ribu per kilogram.
-
Menurut Bursah, pelaku usaha seperti kopi Bola Dunia dan Bukit Serelo, telah menjadi salah satu Industri Hilirisasi kopi Lahat.
-
Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat menggelar Bimtek peningkatan kualitas mutu kopi, yang diikuti sejumlah petani dan pelaku UMKM kopi di Lahat.
-
Harga jual biji kopi di Kabupaten Empat Lawang bertahan di harga Rp 40 ribu per kilogram, berharap petani harga bisa naik kembali, Senin (28/7/2025).
-
Terhitung dalam kurun waktu 1 bulan ke belakang harga jual biji kopi di Kabupaten Empat Lawang terus turun.
-
Eksportir asal Sumsel Raffi Muhammad antusias mengabarkan ekspor kopi Sumsel tahun ini sudah terlaksana ke delapan kalinya hingga Juli 2025 ini.
-
Lusepa menambahkan, selain untuk menjaga cita rasa kopi, keberadaan solar dryer tersebut juga untuk meningkatkan kualitas dan kebersihan produk.
-
Diprediksi harga kopi ini akan terus mengalami penurunan hingga akhir masa panen pada Agustus 2025 mendatang.
-
Dimana untuk harga tertinggi harga kopi di Kabupaten Empat Lawang sempat menyentuh Rp 70 ribu per kilogram.
-
Mesin kopi tua pengupas biji ini menjadi bukti bahwa kopi Sumatra Selatan telah dicintai dunia sejak mas lampau.
-
Harga jual biji kopi robusta di Kabupaten Empat Lawang resmi turun di bawah Rp 50 ribu per kilogram, padahal sebelumnya sempat sentuh Rp 70 ribu
-
Harga jual biji kopi yang sempat melonjak hingga Rp 70.000 per kilogram kini terjun bebas ke kisaran Rp 48.000 – Rp 50.000.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved