Berita OKU Timur
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Bupati Enos Ajak Warga OKU Timur Berikan Data Jujur
Kesadaran akan pentingnya data tersebut menjadi alasan dimulainya Pendataan Perdana Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten OKU Timur.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Ringkasan Berita:
- Sensus Ekonomi 2026 resmi dimulai di Kabupaten OKU Timur dengan Bupati Enos sebagai responden pertama.
- Pendataan dilakukan BPS secara door to door menggunakan aplikasi FASIH dan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
- Data hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan, pembangunan daerah, dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih tepat sasaran.
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Pembangunan yang tepat sasaran tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran atau banyaknya program yang dijalankan pemerintah.
Di balik setiap pembangunan jalan, bantuan usaha, pelatihan ekonomi, hingga program kesejahteraan masyarakat, terdapat satu kebutuhan mendasar yang menjadi penentu keberhasilan, yakni data yang akurat.
Kesadaran akan pentingnya data tersebut menjadi alasan dimulainya Pendataan Perdana Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan yang digelar di Puri Sebiduk Sehaluan Martapura, menandai dimulainya pengumpulan data ekonomi masyarakat dan pelaku usaha yang akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., menjadi responden pertama dalam pendataan tersebut.
Pendataan terhadap kepala daerah itu sekaligus menjadi simbol dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh wilayah Kabupaten OKU Timur.
Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Enos menegaskan bahwa pembangunan yang berhasil harus bertumpu pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan gambaran nyata mengenai kondisi masyarakat agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
"Sering kali sebuah program terlihat baik di atas kertas, tetapi belum tentu sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu pemerintah membutuhkan data yang akurat agar setiap kebijakan yang disusun memiliki dasar yang kuat dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat," ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Bupati menjelaskan, data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu rujukan penting dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah.
Baca juga: Jelang Iduladha, Pemkab OKU Timur Sidak Pasar dan Bulog Pastikan Harga Bapok Tetap Terkendali
Serta memperkuat sektor ekonomi masyarakat, memetakan potensi usaha, hingga menentukan program-program prioritas yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan warga.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat OKU Timur untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan sensus dengan menerima kedatangan petugas serta memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya.
"Hari ini saya sudah didata. Saya berharap seluruh masyarakat OKU Timur juga ikut berpartisipasi. Data yang diberikan bukan untuk kepentingan sesaat, tetapi akan menjadi fondasi pembangunan daerah ke depan. Semakin baik data yang kita miliki, semakin tepat pula kebijakan yang bisa diambil pemerintah," kata Enos.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU Timur, Zaenal Abidin, S.S.T., M.Si., mengatakan bahwa pendataan door to door Sensus Ekonomi 2026 secara resmi dimulai dari Kabupaten OKU Timur dengan menjadikan Bupati sebagai responden pertama.
Menurut Zaenal, sensus ini memiliki peran strategis karena akan menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat dan aktivitas usaha yang berkembang di daerah.
"Data yang kami kumpulkan nantinya akan menjadi potret ekonomi daerah secara komprehensif. Informasi tersebut sangat penting untuk mendukung perencanaan pembangunan, pengembangan ekonomi lokal, serta penyusunan berbagai kebijakan publik yang lebih tepat sasaran," jelasnya.
Ia menerangkan, seluruh proses pendataan dilakukan menggunakan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) melalui aplikasi FASIH yang dikembangkan oleh BPS.
Melalui sistem digital tersebut, petugas akan melakukan wawancara langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha guna memperoleh data yang lebih akurat, cepat, dan terintegrasi.
Zaenal menegaskan bahwa seluruh informasi yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk memberikan jawaban yang jujur kepada petugas sensus.
"Kami berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi sesuai kondisi yang sebenarnya. Kualitas data sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Semakin akurat data yang diperoleh, semakin besar manfaat yang dapat dihasilkan melalui berbagai program pembangunan dan kebijakan pemerintah," ujarnya.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah dan BPS berupaya menghadirkan basis data yang kuat sebagai pijakan pembangunan daerah.
Dengan data yang akurat, berbagai program pembangunan diharapkan dapat lebih tepat sasaran, menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten OKU Timur secara berkelanjutan.
Baca berita lainnya di google news
Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com
| Polres OKU Timur Tangkap Seorang Pria Diduga Kurir Narkoba, Berhasil Amankan 89,25 Gram Sabu |
|
|---|
| Hanun Avara, Siswi SMPN 1 Martapura OKU Timur Tembus Bintang Sobat SMP Kemendikbudristek |
|
|---|
| Antisipasi Kekeringan, Dinas Pertanian OKU Timur Bangun 22 Sumur Bor dan Usulkan 1.000 Pompa Air |
|
|---|
| Dinas Pertanian OKU Timur Pastikan Pengajuan Alat Panen Padi Gratis, Usai ada PPPK Dilaporkan Menipu |
|
|---|
| PPPK OKUT Dilaporkan Dugaan Penipuan Alat Panen Padi, Polisi Segera Limpahkan Berkas ke Kejaksaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Bupati-Enos-sensus-penduduk.jpg)