Berita OKI
Begal di OKI Tendang Emak-Emak Penjual Pisang Sampai Jatuh, Uang Hasil Rampasan Dipakai Main Judi
Niat hati mencari rezeki di pagi buta, seorang emak-emak di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) justru bernasib
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Moch Krisna
Ringkasan Berita:
- Polisi berhasil meringkus seorang begal berinisial MM (19) yang sempat viral setelah merampas motor penjual pisang di OKI, sementara dua pelaku lainnya masih buron.
- Pelaku mengaku nekat membegal karena kecanduan judi online (slot) serta desakan ekonomi, dan komplotan ini tercatat sudah beraksi sebanyak 7 kali di wilayah OKI.
- Polisi terpaksa menembak pelaku karena mencoba melakukan perlawanan menggunakan sebilah pisau saat akan ditangkap di Lempuing Jaya.
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Niat hati mencari rezeki di pagi buta, seorang emak-emak di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) justru bernasib nahas. Saat sedang membawa buah pisang untuk dijual ke pasar, ia justru menjadi korban kebringasan komplotan begal.
Peristiwa yang terjadi di jalan poros Desa Sukasari (D2), Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten OKI pada Senin (18/5/2026) silam ini sempat terekam, viral di media sosial, dan memicu keresahan warga sekitar.
Merespons keresahan masyarakat, jajaran Satreskrim Polres OKI bersama Unit Reskrim Polsek Mesuji Raya bergerak cepat memburu para pelaku.
Hasilnya, seorang pelaku inisial MM (19) berhasil ditangkap. Sedangkan pelaku inisial A dan M masuk daftar pencarian orang (DPO) yang sama-sama warga Desa Sungai Belida, Kecamatan Lempuing Jaya.
Dikatakan Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto melalui Wakapolres, Kompol Hamsal, aksi pembegalan menimpa korban berinisial Suparmi (58), warga Dusun Transbaru, Desa Gedung Rejo. Waktu kejadian bermula pukul 05.30 WIB.
"Saat kejadian para pelaku melintas di lokasi (TKP) menggunakan motor, lalu melihat korban yang berjalan sendirian membawa obrok (keranjang motor) yang berisi buah pisang,"
"Para pelaku langsung mengejar korban dengan cara menggunakan motor berboncengan tiga," ujar Kompol Hamsal didampingi anggota di Mapolres OKI pada Jumat (22/5/2026) sore.
Tidak lama berselang, para pelaku akhirnya dapat memepet motor korban dan memintanya berhenti.
"Setelah berhasil mendekati korban, seorang pelaku segera menendang motor incarannya hingga mengakibatkan korbannya terjatuh,"
"Saat itu juga para pelaku langsung mengambil sepeda motor dan tas milik korban," ungkapnya.
Di balik aksi pembegalan yang sangat meresahkan masyarakat ini, pelaku mengakui motifnya akibat ketagihan bermain judi online (judol).
"Pelaku menyampaikan uang hasil kejahatan digunakan untuk bermain judi slot dan kebutuhan ekonomi," tegasnya.
Menurutnya, selain mengamankan pelaku terdapat juga barang bukti berupa sebilah pisau dengan panjang kurang lebih 20 sentimeter.
| Kursi 18 Kades di OKI Kosong, Ada yang Terjerat Hukum Hingga Meninggal, Pilkades PAW Disiapkan |
|
|---|
| Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, ASN & PPPK Pemkab OKI Juga Dilarang Tambah Libur Iduladha |
|
|---|
| Sentuh Rp7.000 per Kilogram, Ini Pemicu Lonjakan Harga Gabah di Kecamatan SP Padang OKI |
|
|---|
| 15 Rumah Prasejahtera Dibedah Serentak, Baznas OKI Kebut Target 35 Rumah hingga Akhir Tahun 2026 |
|
|---|
| Libur Kenaikan Yesus Kristus, 600 Ribu Kendaraan Padati Jalan Tol Trans Sumatra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Berita-OKI-Polres-133.jpg)