Berita OKI
15 Rumah Prasejahtera Dibedah Serentak, Baznas OKI Kebut Target 35 Rumah hingga Akhir Tahun 2026
Baznas OKI tengah mengebut pembangunan serentak 15 unit dari target total 35 unit rumah bagi masyarakat prasejahtera di sepanjang tahun 2026.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Baznas OKI tengah mengebut pembangunan serentak 15 unit dari target total 35 unit rumah bagi masyarakat prasejahtera di sepanjang tahun 2026.
- Program bedah rumah senilai Rp35 juta per unit ini ditargetkan selesai dalam waktu cepat (24 hari per rumah).
- Bagi warga yang ingin mengajukan atau mendapat bantuan bedah rumah dari Baznas OKI, ada beberapa syarat mutlak yang harus dipenuhi.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Memasuki bulan kelima tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Ogan Komering Ilir (Baznas OKI) tengah mengebut pengerjaan 15 unit rumah masyarakat prasejahtera yang sedang digarap secara serentak.
Secara keseluruhan, Baznas OKI menggulirkan target sebanyak 35 unit rumah yang akan dipacu hingga akhir tahun mendatang.
Ketua Baznas OKI, Pipin Susandi Yanuar mengungkapkan, meskipun menetapkan target yang cukup tinggi, realisasi program akan tetap disesuaikan dengan besaran dana zakat yang berhasil dihimpun.
"InsyaAllah harapan kita, hasil dari pengumpulan zakat penghasilan para pegawai aparatur sipil negara di OKI dapat bertambah, maka program dapat berjalan sesuai target," terangnya saat ditemui pada Rabu (20/5/2026) siang.
Dijelaskan Pipin, program bedah rumah sudah berjalan di lapangan.
Menariknya, proses pembangunan terbilang cukup cepat, di mana satu rumah ditargetkan selesai dibangun hanya dalam waktu 24 hari saja.
"Setiap bulan ada 5 rumah yang kita targetkan selesai. Untuk anggaran bedah rumah dalam 1 unitnya kita bantu sekitar Rp35 juta, dan penyerahannya diberikan melalui rekening masing-masing penerima," ujarnya.
"Adapun spesifikasi rumah yang dibangun berukuran standar 4x6 meter, dengan struktur bangunan berbahan batako tebal dan lantai yang sudah disemen rapi," jelas dia.
Menurutnya, pihak Baznas OKI kini tengah mengerjakan pembedahan terhadap 5 unit rumah milik warga yang tersebar di beberapa wilayah.
Di antaranya 2 unit di Kecamatan Tanjung Lubuk, 2 unit di Mesuji Raya, dan 1 unit di Pedamaran.
"Iya, kita sedang menggarap rumah milik masyarakat yang memang kondisi ekonominya memprihatinkan dan kondisi rumahnya sudah tidak layak huni. Dengan bantuan seperti ini, warga kurang mampu yang berada dalam kondisi tersebut akhirnya memiliki rumah yang layak huni," imbuhnya.
Dikatakan lebih lanjut, bagi warga yang ingin mengajukan atau mendapat bantuan bedah rumah dari Baznas OKI, Pipin menegaskan ada beberapa syarat mutlak yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
Di antaranya memiliki surat tanah sah atau sertifikat hak milik, mengantongi surat keterangan tidak mampu (SKTM), surat keterangan tanah tidak dalam status sengketa, tanah merupakan hak milik pribadi, dan pemohon berdomisili di Kabupaten OKI.
Selain status tanah, ada aturan zonasi yang ketat. Lokasi tanah yang diajukan dipastikan bukan berada di daerah aliran sungai (DAS), atau minimal harus berada di jarak 100 meter dari bibir sungai.
"Setelah persyaratan administrasi lengkap, kami akan memverifikasi kebenaran surat yang telah disampaikan. Lalu setelah itu, tim akan melakukan verifikasi faktual langsung di lapangan," tegasnya.
| Libur Kenaikan Yesus Kristus, 600 Ribu Kendaraan Padati Jalan Tol Trans Sumatra |
|
|---|
| Polres OKI Amankan 11 Motor yang Resahkan Warga Kayuagung, Tekan Potensi Kriminalitas 3C |
|
|---|
| Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Volume Kendaraan di Tol Trans Sumatera Melonjak 24 Persen |
|
|---|
| Buat Pengendara Resah, Dishub OKI Stop Angkutan Barang yang Melintas di Luar Jam Operasional |
|
|---|
| 981 Kendaraan Dinas Pemkab OKI Raib, Kini Kejari Turun Tangan Buru Aset Senilai Rp11 M Tersebut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kebut-Target-35-Unit-Rumah-hingga-Akhir-Tahun-Baznas-OKI-Bedah-15-Rumah-Prasejahtera-Serentak.jpg)