Berita OKI

Libur Kenaikan Yesus Kristus, 600 Ribu Kendaraan Padati Jalan Tol Trans Sumatra

Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus (13–17 Mei 2026) memicu lonjakan arus lalu lintas di Tol Trans-Sumatra.

Tayang:
Dokumentasi/Hutama Karya
JTTS -- Petugas mengatur arus lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Momen libur Kenaikan Yesus Kristus sepanjang 13–17 Mei 2026, memicu lonjakan arus lalu lintas. 

Ringkasan Berita:
  • Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus (13–17 Mei 2026) memicu lonjakan arus lalu lintas di Tol Trans-Sumatra.
  • Total lebih dari 600.000 kendaraan yang melintas atau naik 16,41 persen dari hari normal.
  • Ruas Tol Kuala Tanjung–Pematang Siantar di Sumatra Utara menjadi yang paling sibuk

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Momen libur panjang Kenaikan Yesus Kristus sepanjang tanggal 13–17 Mei 2026 memicu lonjakan arus lalu lintas yang signifikan terjadi sepanjang ruas Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS).

Hutama Karya (Persero) mencatat lebih dari 600.000 kendaraan tumpah ruah melintasi berbagai ruas jalan tol yang dikelolanya. Secara kumulatif, volume lalu lintas (VLL) meningkat tajam 16,41 persen dibandingkan hari normal.

Puncak kepadatan arus lalu lintas periode libur panjang terjadi di masa arus balik Minggu (17/5/2026) lalu.

Tercatat 128.000 kendaraan lebih melintas dalam satu hari atau meningkat 14,12 persen.

Di mana sehari sebelumnya pada Sabtu (16/5/2026), angka lintasan cukup tinggi mencapai 118.000 kendaraan. Hal ini sejalan tingginya mobilitas warga mulai kembali ke kota asal dan pusat aktivitas.

Menariknya, ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat seksi 1-4 (Kuala Tanjung–Pematang Siantar) di Sumatra Utara sukses menjadi ruas tol paling sibuk di Sumatra.

"Jalur ini dilewati 127.000 kendaraan akibat tingginya minat menuju destinasi wisata dan permukiman di Sumut," kata Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan berdasarkan keterangan yang diperoleh pada Selasa (19/5/2026) pagi.

Menurutnya, berdasarkan dari segi persentase pertumbuhan, Tol Padang–Sicincin di Sumatra Barat mencatat peningkatan tertinggi, yakni sebesar 61,49 % dibandingkan trafik normal.

"Hal ini dipicu dibukanya kembali akses Jalan Lembah Anai membuat warga berbondong-bondong mengarah ke Sumatra Barat," ungkapnya.

Melihat gelombang kendaraan yang begitu besar, pihak Hutama Karya langsung tancap gas memperketat pengamanan, pelayanan di lapangan dengan terus bersiaga penuh demi menjamin kenyamanan pengendara.

"Kami memperkuat kesiapan layanan operasional di seluruh ruas JTTS, mulai dari penyiagaan petugas, optimalisasi layanan rest area, hingga pemantauan kondisi lalu lintas secara berkala," ujarnya.

Selain itu, Iwan juga intens berkoordinasi dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan, serta memanfaatkan fasilitas variable message sign (VMS) memberikan info update rute bagi pengendara demi mengurai kemacetan.

“Kesiapan petugas, keandalan fasilitas, kelancaran transaksi, serta kecepatan respons terhadap kondisi di lapangan menjadi faktor penting agar pengguna jalan tetap dapat melintas dengan aman, lancar, dan nyaman," pungkasnya.

 

 


Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved