Sumur Minyak Ilegal di Muba Terbakar
Lipsus : Muba Dikepung Api Minyak Ilegal, Dari Keluang Merembet ke Babat Toman
Belum kering peluh petugas memadamkan api di kawasan PT Hindoli, Kecamatan Keluang, Selasa (31/3/2026), publik kembali dikejutkan oleh insiden serupa.
Penulis: Fajri Ramadhoni | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Kebakaran kembali terjadi di Desa Toman, Kecamatan Babat Toman, diduga dari aktivitas bleaching minyak ilegal, hanya dua hari setelah insiden serupa di Keluang.
- Peristiwa berulang ini memicu kepanikan warga dan kritik keras terhadap lemahnya penegakan hukum yang dinilai belum memberi efek jera.
- Polisi masih menyelidiki kasus tersebut, sementara desakan publik agar penanganan tegas dan menyeluruh terus menguat.
TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU – Belum kering peluh petugas memadamkan api di kawasan PT Hindoli, Kecamatan Keluang, Selasa (31/3/2026), publik kembali dikejutkan oleh insiden serupa.
Hanya berselang dua hari, kepulan asap hitam pekat kembali membumbung, kali ini berasal dari sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat bleaching (pewarnaan) minyak ilegal di Desa Toman, Kecamatan Babat Toman.
Rentetan peristiwa ini kian mempertegas bahwa aktivitas pengolahan minyak ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) masih menjadi "bom waktu" yang sewaktu-waktu bisa meledak dan mengancam keselamatan warga.
Kronologi di Babat Toman: Asap Hitam di Pal 2
Kamis (2/4/2026), kepanikan luar biasa melanda warga di Pal 2 Desa Toman. Api dengan cepat membesar dari sebuah lokasi yang diduga kuat merupakan tempat penyulingan lanjut atau pewarnaan minyak hasil olahan.
Meski api berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke permukiman warga, trauma psikologis akibat dentuman dan asap hitam yang menutupi langit membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Aktivitas bleaching ini diduga menjadi rantai lanjutan dari proses penyulingan minyak ilegal yang marak di wilayah tersebut.
Kritik Pedas: Penegakan Hukum Dipertanyakan
Kebakaran yang terus berulang dalam waktu yang berdekatan ini memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat.
Tokoh Pemuda Muba, Riyansyah Putra, menilai ada ketidaktuntasan dalam penanganan aktivitas ilegal di lapangan.
"Ini bukan kejadian pertama. Sudah berkali-kali kebakaran terjadi, termasuk kasus di Keluang yang belum tuntas penanganannya. Rentetan ini menunjukkan belum ada efek jera," tegas Riyan, Jumat (3/4/2026).
Riyan mendesak aparat penegak hukum tidak hanya sekadar memadamkan api, tetapi juga mengusut tuntas aktor intelektual di balik bisnis berbahaya ini. Menurutnya, pembiaran hanya akan membuat keresahan masyarakat semakin memuncak.
Respons Kepolisian: Penyelidikan Satu Pintu
Menanggapi insiden terbaru di Babat Toman, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman materi di lapangan.
Kapolsek Babat Toman, AKP Dedi Kurniawan, menegaskan bahwa timnya sedang bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait penyebab kebakaran.
"Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Untuk informasi resmi, satu pintu melalui Humas," ujar AKP Dedi melalui pesan singkat WhatsApp.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian mengenai jumlah kerugian maupun tersangka yang diamankan dari lokasi kejadian di Babat Toman.
Namun, desakan publik agar pemerintah dan aparat melakukan langkah luar biasa (extraordinary measure) semakin menguat, mengingat Muba kini berada dalam bayang-bayang ancaman kebakaran minyak yang masif.
Baca juga: Total Ada 11 Sumur Minyak Ilegal yang Terbakar di Muba, Herman Deru Minta Penindakan Tegas
Baca juga: Kawasan Hindoli Muba Berubah Dari Sawit ke Sumur Minyak Ilegal, Untung Besar Namun Dihantui Ledakan
Cuan di Kebun Sawit Hindoli: Antara Kilau "Mutiara Hitam" dan Dilema Ledakan Maut
Eksklusif
Multiangle
Meaningful
Liputan Khusus Tribun Sumsel
Aku Lokal Aku Bangga
Lokal Bercerita
mata lokal menjangkau indonesia
MUBA
Sumur Minyak Ilegal
| Kasus Sumur Minyak Ilegal Meledak di Muba, Pemilik dan Koordinator Resmi Jadi Tersangka |
|
|---|
| Dewan Dorong Investigasi Tambang Ilegal, Aktivitas Tambang di Area PT Hindoli di Muba Dipertanyakan |
|
|---|
| Tinjau Lokasi Kebakaran di Keluang, Gubernur Sumsel Sebut HGU PT Hindoli Perlu Pembahasan |
|
|---|
| Muba Membara Lagi, Tempat 'Bleaching' Minyak Ilegal di Pal 2 Desa Toman Kebakaran |
|
|---|
| Total Ada 11 Sumur Minyak Ilegal yang Terbakar di Muba, Herman Deru Minta Penindakan Tegas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Sumur-Minyak-Ilegal-Kembali-Terbakar-di-Keluang-Musi-Banyuasin-Puluhan-Truk-Hangus-Tinggal-Rangka.jpg)