Berita Prabumulih
3 Sungai di Prabumulih Meluap Akibat Hujan Deras, 6 Kelurahan dan Desa Terendam Banjir
Banjir melanda itu memiliki ketinggian bervariasi mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai lutut orang dewasa.
Penulis: Edison | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Hujan deras menyebabkan luapan Sungai Senuling, Rambang, dan Lematang yang merendam ratusan rumah di enam kelurahan dan desa di Kota Prabumulih.
- Banjir setinggi mata kaki hingga dada orang dewasa mengganggu aktivitas warga, merendam kebun, serta memaksa dua SD di Kelurahan Payuputat menerapkan pembelajaran daring.
- Pemkot Prabumulih turun menyalurkan bantuan sembako dan terus memantau kondisi banjir serta debit air sungai.
Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Hujan deras yang melanda kota Prabumulih dan beberapa kabupaten tetangga di hulu sungai, membuat ratusan rumah warga di enam kelurahan dan desa di kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan mengalami kebanjiran.
Banjir disebabkan meluapnya tiga sungai yang mengaliri kota Prabumulih khususnya di dua Kecamatan yakni Rambang Kapal Tengah (RKT) dan Kecamatan Prabumulih Barat yakni sungai Senuling, sungai Rambang dan sungai Lematang.
Tidak hanya merendam rumah, namun banjir juga merendam lahan perkebunan dan pertanian serta membuat aktivitas sehari-hari masyarakat menjadi terganggu.
Banjir melanda itu memiliki ketinggian bervariasi mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai lutut orang dewasa.
Kondisi ini membuat masyarakat yang akan beraktivitas maupun anak yang akan berangkat sekolah menjadi terganggu.
Tidak hanya itu, banjir juga membuat perabotan dan barang-barang masyarakat menjadi terendam sehingga tidak bisa beraktivitas dan bahkan warga terpaksa mengungsi.
"Sudah sejak beberapa hari lalu banjir, kami tidak bisa aktivitas karena rumah kebanjiran," ungkap Ari, satu diantara warga yang kebanjiran keapda wartawan, Kamis (5/2/2026).
Sementara di Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat, dua sekolah yakni SD Negeri 76 Prabumulih dan SD Negeri 77 Prabumulih terpaksa mengalihkan sistem belajar mengajar dengan sistem pembelajaran daring (dalam jaringan).
Hal itu disebabkan luapan Sungai Lematang mengepung dua sekolah dengan ketinggian mulai dari sekitar 30 sentimeter hingga mencapai 100 sentimeter atau setinggi dada orang dewasa.
Kepala Sekolah SD Negeri 77 Prabumulih, Sarmila membenarkan pihaknya memberlakukan sistem belajar daring sejak Kamis (5/2/2026) karena kondisi banjir yang masih menggenangi lingkungan sekolah dan akses menuju sekolah.
"Untuk aktivitas belajar mengajar, kami melihat kondisi di lapangan. Kalau banjir seperti sekarang ini sudah tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar di sekolah, maka kami menerapkan belajar dengan sistem daring atau dalam jaringan," ungkap Sarmila kepada wartawan.
Sarmila menjelaskan, genangan air merendam akses jalan menuju sekolah, sehingga menyulitkan siswa dan guru untuk datang ke sekolah dengan aman. "Kita terapkan belajar daring ini sifatnya sementara. Tergantung debit air, kalau kondisi sudah memungkinkan dan air sudah surut, kami akan kembali melaksanakan belajar mengajar tatap muka seperti biasa," katanya.
Baca juga: Desa Tanjung Miring dan Kayu Ara di Ogan Ilr Terendam Banjir Akibat Sungai Rambang Meluap
Baca juga: Dampak Banjir, 6 Sekolah di PALI Terapkan Sistem Belajar Daring, Disdik Pastikan MBG Tetap Berjalan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Prabumulih, A Darmadi SPd MSi membenarkan dua SD di Kelurahan Payuputat belajar sistem daring.
| Tipu Anak Petani, Wanita di Prabumulih Ditangkap Polisi, Sudah Bayar Rp 60 Juta Tapi Tak Dapat Kerja |
|
|---|
| Satu Pelaku Pengeroyokan Pasutri di Jalan Raya Sungai Medang Diringkus Satreskrim Polres Prabumulih |
|
|---|
| Kisah AKBP Tamimi, Kabag SDM Polres Prabumulih Raih Kenaikan Pangkat, 35 Tahun Mengabdi di Polri |
|
|---|
| Pelantikan 139 Pejabat di Prabumulih: Wawan Gunawan Jabat Asisten Bidang Perekonomian & Pembangunan |
|
|---|
| Sembunyi di Kamar Mandi Korban, Pelaku Pencurian Diamankan Polsek Cambai Prabumulih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/3-Sungai-di-Prabumulih-Meluap-Akibat-Hujan-Deras-6-Kelurahan-dan-Desa-Terendam-Banjir.jpg)