Banjir di Musi Rawas

Banjir di BTS Ulu Mulai Surut, Tapi Warga Masih Harus Waspada Adanya Air Kiriman

Pantauan wartawan Sripoku.com, Rabu (4/2/2025) siang, sejumlah rumah warga yang awalnya terendam banjir, kini sebagian besar sudah kering.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/Eko Mustiawan
BANJIR - Kondisi banjir yang terjadi di RT.09 Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu, Musi Rawas mulai surut. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir di RT 09 Kelurahan Bangun Jaya, BTS Ulu, Musi Rawas mulai surut, namun warga masih waspada terhadap kemungkinan air kiriman.
  • Sebagian besar rumah sudah kering, tersisa satu rumah dan sejumlah kebun warga yang masih terendam akibat luapan Sungai Keruh.
  • Sebanyak 31 KK terdampak banjir ini, yang menjadi banjir kedua tahun 2026 di wilayah tersebut dan kerap terjadi setiap musim hujan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Banjir yang terjadi di RT.09 Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel kini mulai surut.

Namun, warga masih mewaspadai air kiriman dari daerah lain.

Pantauan wartawan Sripoku.com, Rabu (4/2/2025) siang, sejumlah rumah warga yang awalnya terendam banjir, kini sebagian besar sudah kering.

Hanya saja, genangan air masih terlihat di halaman warga. 

Bahkan sebagian warga, juga terlihat mulai melakukan bersih-bersih lumpur yang tertinggal akibat banjir.

Meski begitu, terlihat masih ada 1 rumah yang terendam banjir yakni rumah milik H Hasan, karena rumahnya yang berada paling dekat dengan sungai. Ketinggian air juga masih cukup tinggi.

Selain rumah, ada juga lahan perkebunan milik warga seperti kebun karet dan sawit yang masih terendam banjir.  

Baca juga: 31 KK Terdampak Banjir di BTS Ulu Musi Rawas, Tinggi Air Ada yang Capai Pinggang Orang Dewasa

Baca juga: 25 Rumah Terdampak Banjir di BTS Ulu Musi Rawas, Ketinggian Air Mencapai 1 Meter

Untuk diketahui, bahwa pad Selasa (3/2/2026) sebanyak 31 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu, Musi Rawas terdampak banjir

Banjir tersebut diakibatkan tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir, sehingga mengakibatkan Sungai Keruh meluap.

Diceritakan H Hasan warga RT.09 Kelurahan Bangun Jaya mengaku, hari ini merupakan hari kedua rumahnya terendam banjir. 

"Ini sudah hari kedua, banjir pertama terjadi pada Selasa (3/2/2026) kemarin," kata H Hasan saat dibincangi Sripoku.com, Rabu (4/2/2026).

Hanya saja saat itu, air masih belum begitu tinggi. Kemudian sekira pukul 23.00 Wib malam, air mulai naik sampai pagi. Banjir ini diakibatkan meluapnya Sungai Keruh yang tepat berada dibelakang rumahnya.

"Kemarin ketinggian mencapai pinggang orang dewasa. Kalau sekarang sudah mulai surut, bahkan sudah turun kurang lebih setengah meter," ungkapnya.

Ditambahkannya, air mula surut sejak Rabu (4/2/2026) dini hari sekira pukul 02.00 Wib hingga pagi ini. Bahkan air yang surut sudah sekitar setengah meter lebih.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved