Banjir di Musi Rawas
31 KK Terdampak Banjir di BTS Ulu Musi Rawas, Tinggi Air Ada yang Capai Pinggang Orang Dewasa
Sebanyak 31 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas terdampak banjir, Selasa (3/2/2026).
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Banjir di Kecamatan BTS Ulu Musi Rawas merendam 31 KK yang berada di 2 RT
- Lurah Bangun Jaya, Umi Kalsum mengatakan, ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut hingga sepinggang orang dewasa
- Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir, sehingga Sungai Kerup meluap
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Sebanyak 31 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas terdampak banjir, Selasa (3/2/2026).
Banjir tersebut diakibatkan tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir, sehingga mengakibatkan Sungai Keruh meluap.
Lurah Bangun Jaya, Umi Kalsum saat dikonfirmasi mengatakan, total ada 31 KK yang terdampak banjir.
"Benar, total ada 31 KK yang terdampak banjir di Kelurahan Bangun Jaya," kata Lurah saat dikonfirmasi Sripoku.com, Selasa (3/2/2026).
Dijelaskan Lurah, dari 31 KK tersebut, tersebar di RT.09 dan RT.03 Kelurahan Bangun Jaya.
Sedangkan untuk ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut hingga sepinggang orang dewasa.
"Ketinggian airnya bervariasi ada yang selutut orang dewasa, ada juga sepinggang. Tergantung lokasi rumahnya," jelasnya.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi, SD Negeri 16 Tanah Abang PALI Terendam Luapan Sungai Lematang
Menurut Lurah, banjir yang terjadi di wilayahnya tersebut akibat tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir, sehingga membuat Sungai Kerup meluap.
"Banjir itu karena luapan Sungai Kerup, akibat hujan lebat, kemudian ditangkap ada air kiriman dari Sungai Kikim di Lahat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua RT.03 Kelurahan Bangun Jaya, A Gani mengatakan, di Dusunnya total ada 4 rumah yang terdampak banjir.
"Untuk di RT.03 ini hanya 4 rumah yang terendam banjir," katanya sata dikonfirmasi Sripoku.com.
Dari 4 rumah tersebut lanjut dia, ketinggian airnya ada yang mencapai 1 meter dan masuk ke rumah warga.
Hanya saja, beberapa warga masih memilih bertahan di rumahnya.
"Ketinggian airnya ada yang sampai 1 meter. Untuk warga yang terdampak sudah ada yang ngungsi ada juga yang masih bertahan," ucapnya.
Dijelaskannya, air mulai masuk ke pemukiman warga pada Selasa (3/2/2026) pagi tadi sekira pukul 06.00 Wib. Banjir terjadi akibat Sungai Keruh yang meluap.
"Air masuk tadi pagi sekira pukul 06.00 Wib. Biasanya banjir ini cepat surut, kalau tidak hujan lagi mungkin 2-3 hari sudah surut," tutupnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Banjir di Musi Rawas Meluas, 50 Rumah di Sembatu Jaya Terendam Dampak Sungai Meluap |
|
|---|
| Banjir di BTS Ulu Mulai Surut, Tapi Warga Masih Harus Waspada Adanya Air Kiriman |
|
|---|
| 25 Rumah Terdampak Banjir di BTS Ulu Musi Rawas, Ketinggian Air Mencapai 1 Meter |
|
|---|
| Debit Sungai di Musi Rawas Naik Akibat Hujan Deras, Namun Dipastikan Tak Ada Wilayah yang Kebanjiran |
|
|---|
| 2 Desa di Musi Rawas Terendam Banjir, Dampak Hujan Deras Hingga Sungai Nile Meluap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/31-KK-Terdampak-Banjir-di-BTS-Ulu-Musi-Rawas-Tinggi-Air-Ada-yang-Capai-Pinggang-Orang-Dewasa.jpg)