Berita Pali

Pemkab PALI Mulai Tertibkan PKL di Pasar Talang Ubi yang Dinilai Semrawut

Menurutnya, keberadaan PKL di bahu jalan lingkar Pasar Inpres Talang Ubi menjadi salah satu penyebab kemacetan lalu lintas.

Tayang:
Penulis: Mat Bodok | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/Mat Bodok
SOSIALISASI - UPTD Pasar Talang Ubi Bersama Dishub PALI memberikan sosialisasi, imbauan kepada PKL, tidak membuka barang dagangannya di bahu jalan dan di atas saluran air. 

Ringkasan Berita:
  • Aktivitas PKL yang berjualan di bahu jalan dan atas saluran air di Pasar Talang Ubi, PALI, kerap menimbulkan kemacetan dan mengganggu ketertiban.
  • UPTD Pasar Talang Ubi bersama Dishub PALI melakukan sosialisasi dan memberi waktu lima hari kepada pedagang untuk menata lapak agar tidak berjualan di area terlarang.
  • Penataan dilakukan menjelang Ramadhan 1448 H, dengan pendekatan humanis dan rencana penempatan PKL ke dalam area pasar yang telah disediakan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Semrawutnya aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Talang Ubi, Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel yang berjualan di bahu jalan serta di atas saluran air, kerap menimbulkan kemacetan dan mengganggu ketertiban.

Menyikapi kondisi tersebut, UPTD Pasar Talang Ubi beserta Dinas Perhubungan Kabupaten PALI melakukan sosialisasi dan imbauan kepada para pedagang agar tidak berjualan di area terlarang.

“Kita lakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada pedagang agar sama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan. Untuk tahap awal masih berupa imbauan,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Pali, Lihan Umar.

Menurutnya, keberadaan PKL di bahu jalan lingkar Pasar Inpres Talang Ubi menjadi salah satu penyebab kemacetan lalu lintas.

Namun, pihaknya menegaskan tidak melarang pedagang untuk berjualan, melainkan hanya meminta agar tidak menggunakan bahu jalan dan saluran air.

“Kami tidak melarang pedagang berjualan, hanya meminta agar tidak membuka lapak di bahu jalan dan di atas got. Diberikan waktu lima hari agar kondisi pasar sudah tertata rapi,” ujarnya.

Penataan ini juga dilakukan sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadhan 1448 Hijriah, di mana aktivitas dan kunjungan masyarakat ke pasar biasanya meningkat.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan lima hari ke depan kondisi sudah tertib, sebelum Satpol PP melakukan penertiban sesuai hasil rapat bersama,” tambah Lihan.

Selain PKL, pihak Dishub juga mengimbau para juru parkir agar menata kendaraan dengan rapi dan tidak mengganggu arus lalu lintas, demi kenyamanan dan keamanan pengunjung pasar.

Baca juga: Dua Sekawan Pengedar Narkoba di PALI Tak Berkutik Ditangkap Polisi, Sering Bertransaksi di Ruko

Baca juga: 2 Dari 4 Pembunuh 2 Pria di Sungai Ibul PALI Ditangkap, Korban Sempat Ditembak Sebelum Dibacok

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Talang Ubi, Lilis Suryani, menyampaikan pihaknya akan terus mendata pedagang yang berjualan di luar kios.

“Pedagang yang berada di luar kios akan kami data dan ditempatkan ke lokasi dalam pasar yang telah disediakan,” ujarnya.

Lilis menegaskan meskipun kondisi fisik pasar masih perlu pembenahan, kebersihan tetap menjadi prioritas utama. Penertiban juga dilakukan secara humanis agar para pedagang dapat memahami dan mengikuti arahan.

“Insyaallah pedagang akan mengikuti arahan dan berjualan di dalam area pasar yang telah ditentukan,” pungkasnya.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran wahtsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved