Jalan Rusak di Musi Rawas
Warga Sakit Harus Meninggal di Jalan Akibat Jalan Rusak, Warga 2 Desa di Musi Rawas Terisolir
Akibatnya, mobilitas masyarakat di wilayah tersebut nyaris lumpuh dan tak bisa dilalui, akibatnya ratusan wargapun harus terisilosir.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Jalan menuju Desa Sindang Laya dan Mukti Karya, Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas rusak parah akibat hujan, membuat ratusan warga terisolir.
- Akses transportasi lumpuh sehingga warga kesulitan beraktivitas, menjual hasil kebun, hingga memenuhi kebutuhan sembako dan layanan kesehatan.
- Pemerintah desa meminta ketegasan Pemda Musi Rawas untuk mendorong PT Musi Hutan Persada memperbaiki jalan yang berada di kawasan hutan operasional perusahaan.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Kondisi jalan menuju Desa Sindang Laya dan Desa Mukti Karya Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel mengalami rusak parah.
Akibatnya, mobilitas masyarakat di wilayah tersebut nyaris lumpuh dan tak bisa dilalui, akibatnya ratusan wargapun harus terisilosir.
Bahkan, beberapa waktu yang lalu sempat ada warga yang sakit harus meninggal di jalan karena kesulitan untuk melintas.
Kerusakan jalan diakibatkan karena curah hujan yang terjadi di wilayah tersebut, sehingga jalan yang masih tanah merah, menjadi berlumpur dan licin.
Kepala Desa (Kades) Sindang Laya, Tarius Tamrin mengatakan, hampir sebulan terakhir, kondisi jalan menuju desanya rusak parah.
"Memahg benar, saat ini kondisi jalan kami hancur dan tidak bisa dilewati. Mungkin sudah sekitar sebulan ini," kata Kades kepada Sripoku.com, Selasa (6/1/2026).
Akibat jalan yang rusak tersebut, baik motor maupun mobil kesulitas untuk melintasi jalan tersbeut, karena kondisinya yang berlumpur dan licin.
"Tidak bisa dilalui sekarang, bahkan untuk menjual hasil kebun juga susah. Jalan kami memang hancur dan rusak parah," ungkap Kades.
Untuk itu, dia bersama masyarakat berharap kepada Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud agar dapat memberikan solusi dengan meminta PT Musi Hutan Persada (MHP) untuk melakukan perbaikan.
"Status jalan kami itu hutan kawasan dan itu dikelola oleh PT MHP. Sehingga, Pemda tidak bisa menganggarkan untuk perbaikan jalan kami," ucap Kades.
"Jadi satu-satunya jalan yakni minta bantuan kepada PT MHP," imbuh Kades.
Kades mengaku, sebagai Pemerintah Desa, pihaknya sudah sering menyampaikan proposal kepada pihak perusahaan, namun sampai sekarang belum teralisasi.
"Proposal kami, kami hanya minta pengerasan jalan saja. Tapi realisasinya paling hanya digusur saja. Jadi jangankan bagus, tapi malah tambah parah," ungkap Kades.
Padahal menurut Kades, jalan tersebut bukan hanya untuk kepentingan masyarakat saja, tapi pihak perusahaan juga menggunakannya, karena termasuk wilayah operasional perusahaan.
| Warga Sakit Meninggal dalam Jebakan Medan Berat, Jalan Rusak Parah di Musi Rawas Isolasi 2 Desa |
|
|---|
| Jalan Rusak di Musi Rawas Buat 2 Desa Terisolir, Warga Sakit Sampai Meninggal di Perjalanan |
|
|---|
| Penjelasan Sekda Musi Rawas Usai 2 Desa Terisolir Karena Akses Jalan Rusak Parah 'Kawasan Hutan' |
|
|---|
| Warga 2 Desa di Musi Rawas Trisolasi, Aksas Jalan Jadi Kubangan, Nyawa dan Ekonomi Jadi Taruhan |
|
|---|
| Harga LPG 3 Kg di 2 Desa di Musi Rawas Tembus Rp 80 Ribu Pertabung Akibat Jalan Rusak Parah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Warga-Sakit-Harus-Meninggal-di-Jalan-Akibat-Jalan-Rusak-Warga-2-Desa-di-Musi-Rawas-Terisolir.jpg)