Anggaran Meja Biliar DPRD Sumsel

DPRD Sumsel Anggarkan 2 Meja Biliar Untuk Rumah Dinas Pimpinannya, Alokasinya Capai Rp 486,9 Juta

Nilai anggaran yang dialokasikan cukup fantastis, mencapai Rp 486,9 Juta, untuk alokasi dua meja biliar bagi pimpinan yang ada.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
DOK TRIBUN SUMSEL
GEDUNG DPRD SUMSEL - DPRD Sumsel Anggarkan 2 Meja Biliar Untuk Rumah Dinas Pimpinannya, Alokasinya Capai Rp 486,9 Juta 

Ringkasan Berita:
  • Sekretariat DPRD Sumatera Selatan merencanakan pengadaan dua meja biliar untuk rumah dinas pimpinan dewan dengan total anggaran Rp 486,9 juta.
  • Rencana pengadaan yang tercatat di SIRUP LKPP itu diperuntukkan bagi Ketua DPRD Sumsel Rp151 juta dan Wakil Ketua III Rp335,9 juta.
  • Pihak DPRD menyebut pengadaan tersebut masih sebatas rencana dan akan dikoordinasikan lebih lanjut karena belum masuk tahap pelaksanaan.

 

TRIBUNSUMSEL .COM, PALEMBANG - Sekretariat DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) merencanakan pengadaan dua meja biliar, bagi pimpinan dewan untuk di rumah dinasnya. 

Nilai anggaran yang dialokasikan cukup fantastis, mencapai Rp 486,9 Juta, untuk alokasi dua meja biliar bagi pimpinan yang ada.

Kepala Bagia Humas dan Protokoler DPRD Sumsel, Hadiyanto yang dikonfirmasi membenarkan data yang dilihat dari SIRUP (Sistem Informasi Rencana  Umum Pengadaan) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dari Sekretariat DPRD Sumsel.

Data itu merupakan hasil update per 7 Maret 2026, pukul 01.47 WIB.

"Iya, untuk kegiatan tersebut baru masuk di e-katalog LKPP dan baru Sirup atau rencana, sedangkan untuk pelaksanaan belum," kata Hadiyanto, Minggu (8/3/2026).

Pengadaan dua meja biliard itu jadi sorotan, di tengah efisiensi anggaran imbas pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat itu, disebut Hadiyanto merupakan kebutuhan penunjang wakil rakyat.

"Alat tersebut sebagai kebutuhan penunjang aktivitas para anggota dewan. Tetapi sekali lagi belum dilaksanakan," jelasnya.

Dari data SIRUP, alokasi rencana pengadaan meja biliar itu diperuntukkan bagi Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie sebesar Rp 151 juta dan Wakil Ketua III DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam sebesar Rp 335,9 juta. Totalnya mencapai Rp 486,9 juta

Ia menyebut, rencana pengadaan meja biliar dan lain-lainnya, masih akan dikoordinasikan dengan bagian umum. Sebab, kegiatan pengadaan di DPRD Sumsel dilaksanakan oleh bagian tersebut.

"Nah, kalau untuk kegiatan-kegiatan (pengadaan) tersebut coba aku nanti koordinasi dengan Kabag Umum," pungkasnya.

Baca juga: Sampaikan 5 Tuntutan, Aksi Massa di Kantor DPRD Sumsel Sempat Ricuh dan Berusaha Masuk

Baca juga: Retribusi Rp 60 Juta Sudah tak Relevan, Pansus DPRD Sumsel Desak Tinjau Ulang Kontribusi RS Siloam

Usulan Pimpinan

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sumsel H Aprizal mengungkapkan, anggaran meja biliar itu adalah usulan pimpinan DPRD Sumsel, yang sudah dibahas sebelumnya.

"Iya, itu usulan dari pimpinan lah bukan dari Sekretariat," kata Aprizal, Minggu (8/3/2026).

Dijelaskan Aprizal usulan pimpinan untuk meja biliar itu sendiri, diakuinya cukup wajar karena ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie adalah ketua umum Pengurus  Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Sumsel.

"Karena ketua kan adalah ketum biliar Sumsel jadi wajar," ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved