Dugaan Pungli Oknum Dishub di Palembang

Penampakan Mobil Ambulans Relawan Banten yang Bawa Bantuan ke Aceh Diduga Dipungli Oknum BPTD Sumsel

Mobil ambulans yang viral dikendarai rombongan relawan gabungan dari Fesbuk Banten Peduli dan Petualangan Rescue saat dihentikan

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/Tangkapan layar Ig @sanusitandisandi
DIDUGA DIPUNGLI - Mobil ambulans yang dikendarai rombongan relawan Banten membawa bantuan ke Aceh Tamiang, Aceh diberhentikan petugas BPTD saat di Terminal Karya Jaya Palembang, Sumatera Selata 

"Tuh liatin dia nyetopin lagi (kendaraan), nanti transaksinya di mana..? Di warung," ujar wanita penumpang mobil  lainnya  serentak menjawab.

Nilainya, sambung dia, bisa Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu per kendaraan untuk mobil kecil. 

"Entah yang gede berapa ya," ucap wanita itu.

"Ya biasalah ngisi perut, biar makin buncit perutnya. Dishub la ini coy," sindir wanita yang memvideokan.

"Beberapa temennya yang lain tugasnya nyetopin kendaraan. Nah itu temen kita yang baru abis transaksi," sambungnya sambil menunjuk sopir busnya yang keluar dari warung dan menuju bus.

"Transaksi gelap di warung. Buat ngenyangin perut, yah begitulah. Kita mau jalan lagi," ujarnya lagi.

Diketahui, kalau bus tersebut merupakan rombongan relawan gabungan dari Fesbuk Banten Peduli, dan Petualang Rescue.

Mereka membawa bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh Tamiang.

Yakni, melalui kegiatan bersih-bersih masjid dan musala, trauma healing bagi anak-anak penyintas bencana.Serta mereka juga akan menyalurkan bantuan berupa 1.250 Al-Qur'an dan lqro, 1.000 mukena, 1.000 sajadah, 1.000 peci, 1.000 baju koko, serta 100 meter karpet.

Namun, perjalanan terganggu keesokan harinya, Rabu 7 Januari 2026, saat kendaraan minibus Elf yang mereka gunakan dihentikan mendadak di depan Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Pengemudi kendaraan, Rizki Nur Habibi, menjelaskan petugas meminta kelengkapan surat kendaraan. SIM dan STNK dapat ditunjukkan, namun dokumen KIR fisik tertinggal.

Rizki menegaskan kendaraan tersebut sedang membawa bantuan kemanusiaan, dan pihaknya sudah jelaskan tujuan ke Aceh dan membawa bantuan.

Diminta Rp100.000

Rizki Nur Habibi, pengemudi minibus Isuzu ELF yang membawa bantuan dan relawan dari Banten menuju Aceh mengaku diminta petugas membayar uang jalan Rp150.000

Awalnya, rombongan hanya memberikan Rp50.000.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved