Dugaan Pungli Oknum Dishub di Palembang

Penampakan Mobil Ambulans Relawan Banten yang Bawa Bantuan ke Aceh Diduga Dipungli Oknum BPTD Sumsel

Mobil ambulans yang viral dikendarai rombongan relawan gabungan dari Fesbuk Banten Peduli dan Petualangan Rescue saat dihentikan

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/Tangkapan layar Ig @sanusitandisandi
DIDUGA DIPUNGLI - Mobil ambulans yang dikendarai rombongan relawan Banten membawa bantuan ke Aceh Tamiang, Aceh diberhentikan petugas BPTD saat di Terminal Karya Jaya Palembang, Sumatera Selata 

Ringkasan Berita:
  • Kendaraan yang dihentikan adalah mobil ambulans berlogo Aksi Semangat Peduli (AS) dan minibus Isuzu ELF yang membawa bantuan untuk masyarakat Aceh Tamiang.
  • Peristiwa terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, saat rombongan yang membawa ribuan Al-Qur'an dan perlengkapan salat dihentikan oleh oknum petugas BPTD Sumsel karena dokumen KIR fisik tertinggal.
  • Relawan mengklarifikasi bahwa mereka tidak menyerahkan uang secara langsung ke tangan petugas untuk menghindari bukti fisik.

TRIBUNSUMSEL.COM - Mobil ambulans yang viral dikendarai rombongan relawan gabungan dari Fesbuk Banten Peduli dan Petualangan Rescue saat dihentikan petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan hingga terjadi dugaan pungutan liar.

Mobil ambulans itu dihentikan petugas BPTD di Terminal Karya Jaya Palembang, Sumatera Selatan saat melakukan perjalanan ke Aceh Tamiang, Aceh.

Penampakan mobil ambulans ini terungkap diunggah Instagram  @sanusitandisandi yang dikutip Tribun Sumsel, Sabtu (10/1/2026).

Dalam unggahan tersebut, pengunggah memperlihatkan mobil ambulans yang dikendarai rombongan relawan Banten saat dihentikan petugas BPTD hingga diminta uang Rp100.000.

"Ini ambulans yang viral di Palembang, yang kemarin disetop oleh dishub di kota Palembang,

Tampak mobil tersebut berlogo Aksi Semangat Peduli (AS).

Baca juga: Oknum BPTD Sumsel Bantah Terima Rp100 Ribu, Relawan Banten: Saya Diperintahkan Taruh Uang "di Atas"

Relawan Banten Akui Diperntahkan Taruh Uang 

Dalam unggahan itu pula, relawan Banten mengklarifikasi soal dugaan pungli oleh petugas BPTD.

Sebelumnya, rombongan relawan gabungan dari Fesbuk Banten Peduli dan Petualangan Rescue ini mengaku dihentikan dan diminta petugas membayar uang jalan Rp150.000, namun ia hanya membayar Rp100.000.

Sementara petugas BPTD membantah menerima uang tersebut, ia mengklaim hanya diberi air minum.

Menanggapi itu, relawan Banten mengklaim dirinya memang tidak langsung memberi uang tersebut ke tangan petugas BPTD.

Namun, ia diperintahkan petugas BPTD untuk meletakkan uang  ditempat yang sudah ditentukan petugas.

"Saya memang tidak memberi uang ke tangan beliau tetapi saya diperintahkan untuk menaruh uang itu ke tempat yang sudah ditentukan bapak tersebut, katanya 'di atas', mangkanya saya letakkan disitu," kata relawan Banten.

"Berati om tidak langsung memberikan uang itu ke tangannya tetapi meletakkan uang tersebut sesuai petunjuk yang ada dan perintah dari bapak itu ya ?" tanya perekam pemilik akun bernama Sanusi Tandi.

"Iya betul," jelas relawan.

"Tetap suksek om demi kemanusiaan," kata perekam.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved