Dugaan Pungli Oknum Dishub di Palembang
3 Petugas BPTD Diperiksa di Ruang Terkunci Buntut Dugaan Pungli ke Relawan Bawa Bantuan ke Aceh
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan mengamankan tiga petugas yang terlibat pasca viral oknum
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ternyata di dalam warung itulah diduga oknum Dishub tersebut meminta sejumlah uang ke sopir.
"Tuh liatin dia nyetopin lagi (kendaraan), nanti transaksinya di mana..? Di warung," ujar wanita penumpang mobil lainnya serentak menjawab.
Nilainya, sambung dia, bisa Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu per kendaraan untuk mobil kecil.
"Entah yang gede berapa ya," ucap wanita itu.
"Ya biasalah ngisi perut, biar makin buncit perutnya. Dishub la ini coy," sindir wanita yang memvideokan.
"Beberapa temennya yang lain tugasnya nyetopin kendaraan. Nah itu temen kita yang baru abis transaksi," sambungnya sambil menunjuk sopir busnya yang keluar dari warung dan menuju bus.
"Transaksi gelap di warung. Buat ngenyangin perut, yah begitulah. Kita mau jalan lagi," ujarnya lagi.
Korban Bawa Bantuan ke Aceh
Diketahui, kalau bus tersebut merupakan rombongan relawan gabungan dari Fesbuk Banten Peduli, dan Petualang Rescue.
Mereka membawa bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh Tamiang.
Bus mereka diduga mengalami pungutan liar (pungli) disertai intimidasi oleh oknum petugas Dinas Perhubungan di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Rombongan berangkat dari Kota Serang, Banten, pada Selasa 6 Januari 2026, untuk membantu masyarakat Aceh Tamiang.
Yakni, melalui kegiatan bersih-bersih masjid dan musala, trauma healing bagi anak-anak penyintas bencana.Serta mereka juga akan menyalurkan bantuan berupa 1.250 Al-Qur'an dan lqro, 1.000 mukena, 1.000 sajadah, 1.000 peci, 1.000 baju koko, serta 100 meter karpet.
Namun, perjalanan terganggu keesokan harinya, Rabu 7 Januari 2026, saat kendaraan minibus Elf yang mereka gunakan dihentikan mendadak di depan Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Pengemudi kendaraan, Rizki Nur Habibi, menjelaskan petugas meminta kelengkapan surat kendaraan. SIM dan STNK dapat ditunjukkan, namun dokumen KIR fisik tertinggal.
Rizki menegaskan kendaraan tersebut sedang membawa bantuan kemanusiaan, dan pihaknya sudah jelaskan tujuan ke Aceh dan membawa bantuan. Hartati / Laily Fajrianti/ Tribun Sumsel
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
| Video Pengakuan Relawan Banten Soal Dishub di Palembang Pungli, Uang Minta Ditaruh |
|
|---|
| Penampakan Mobil Ambulans Relawan Banten yang Bawa Bantuan ke Aceh Diduga Dipungli Oknum BPTD Sumsel |
|
|---|
| Oknum BPTD Sumsel Bantah Terima Rp100 Ribu, Relawan Banten: Saya Diperintahkan Taruh Uang "di Atas" |
|
|---|
| 5 Fakta Dugaan Pungli Petugas BPTD ke Relawan Banten Bawa Bantuan ke Aceh, Klaim Hanya Diberi Minum |
|
|---|
| Bantah Terima Rp150 Ribu, Oknum BPTD Sumsel Ngaku hanya Terima 2 Kaleng Minuman, Klaim Ada Bukti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Nasib-Oknum-Dishub-di-Palembang-Viral-Pungli-ke-Relawan-Bawa-Bantuan-untuk-Aceh.jpg)