Berita OKI
Berkah HUT RI, Penjual Bambu di OKI Raup Untung Jutaan Rupiah, Ramai Dipesan Intansi Pemerintah
Raut wajah sumringah tidak bisa disembunyikan Syakroni (63), pedagang bambu asal Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan pejuang, tetapi juga membawa berkah bagi para pedagang musiman.
Raut wajah sumringah tidak bisa disembunyikan Syakroni (63), pedagang bambu asal Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.
Menjelang perayaan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia (RI). Ia mengaku kebanjiran order tiang bendera yang berasal dari bambu.
"Alhamdulillah, sejak awal Agustus ini pesanan sudah ramai. Hari biasa sudah laku 70 batang bambu, kalau sekarang sudah banyak sekali," ujar Syakroni saat ditemui disela-sela kesibukan melayani pembeli pada Senin (4/8/2025) pagi.
Tidak hanya pembeli dari sekitaran Kayuagung, Syakroni menuturkan tempat berjualan yang strategis di jalan lintas sumatera membuat banyak pengendara dari luar daerah berhenti untuk membeli bambu.
"Ada pembeli yang berasal dari Kota Palembang, bahkan dari jauh-jauh naik mobil. Bahkan beberapa sopir mobil besar sengaja mampir untuk membeli bambu dan membawanya sampai ke provinsi Jawa," ungkapnya.
Baca juga: Rutan Pakjo Palembang Usulkan 915 Narapidana Dapat Remisi di HUT Kemerdekaan RI Ke-80 Tahun
Disampaikan Syakroni, berbagai jenis bambu dijualnya mulai dari ukuran kecil hingga besar dengan harga jual yang bervariasi.
"Bambu yang dijual bisa untuk umbul-umbul, ada juga untuk tiang bendera. Harganya bervariasi mulai dari Rp 1.500 sampai Rp 10.000 per batang," jelasnya.
Syakroni menambahkan, pesanan dari kantor-kantor dan instansi pemerintah juga sangat banyak dan membuktikan antusiasme tinggi masyarakat dalam menyambut hari bersejarah bangsa Indonesia.
Baginya momen ini menjadi berkah tersendiri yang mampu mendongkrak pendapatannya secara signifikan.
"Pesanan mulai membludak sejak awal bulan Agustus ini dan semakin mendekati puncak perayaan maka semakin banyak pembeli datang. InsyaAllah keuntungan banyak capai jutaan rupiah sampai selesai peringatan 17 Agustus mendatang," pungkasnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Begal di OKI Tendang Emak-Emak Penjual Pisang Sampai Jatuh, Uang Hasil Rampasan Dipakai Main Judi |
|
|---|
| Kursi 18 Kades di OKI Kosong, Ada yang Terjerat Hukum Hingga Meninggal, Pilkades PAW Disiapkan |
|
|---|
| Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, ASN & PPPK Pemkab OKI Juga Dilarang Tambah Libur Iduladha |
|
|---|
| Sentuh Rp7.000 per Kilogram, Ini Pemicu Lonjakan Harga Gabah di Kecamatan SP Padang OKI |
|
|---|
| 15 Rumah Prasejahtera Dibedah Serentak, Baznas OKI Kebut Target 35 Rumah hingga Akhir Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Penjual-Bambu-di-OKI-Panen-Cuan-Jelang-HUT-RI.jpg)