IDUL ADHA

Takbiran Idul Adha Lirik Pendek dan Versi Panjang Lengkap dengan Arti, Kumandangkan Selama 5 Hari

"Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tidak ada tuhan melainkan Allah dan Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TribunManado.co.id
LIRIK TAKBIR IDUL ADHA -- Ilustrasi bacaan lirik takbiran Idul Adha versi panjang, sunnah dikumandangkan selama lima hari, sejak Hari Arafah hingga tiga hari di hari Tasyrik. 

 

Artinya:
"Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tidak ada tuhan melainkan Allah, dan Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah."

"Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.


Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan ke Esa anNya, Dia zat yang menepati janji, zat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya dan menyiksa musuh dengan ke-Esa-anNya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya untuk Allah."

Mengapa mengumandangkan takbir di hari raya Idul Adha selama 5 hari ?

Idul Adha adalah hari besar dalam Islam yang identik dengan gema takbir, menggambarkan semangat kebersamaan, ketundukan, dan penghambaan kepada Allah SWT.

 Umat Muslim di seluruh dunia mengumandangkan takbir mulai dari 9 Dzulhijjah hari Arafah, malam Hari Raya hingga hari-hari tasyrik sebagai bentuk syukur dan pengagungan kepada Allah SWT.

Hukum membaca takbir adalah sunnah. Terdapat banyak keberkahan dan pahala di dalamnya.

Keutamaan mengumandangkan takbir telah dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Hajj ayat 28, di mana Allah SWT berfirman:

لِّيَشْهَدُوْا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ فِيْٓ اَيَّامٍ مَّعْلُوْمٰتٍ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۚ فَكُلُوْا مِنْهَا وَاَطْعِمُوا الْبَاۤىِٕسَ الْفَقِيْرَ ۖ

Latin:
liyasy-hadụ manāfi'a lahum wa yażkurusmallāhi fī ayyāmim ma'lụmātin 'alā mā razaqahum mim bahīmatil-an'ām, fa kulụ min-hā wa aṭ'imul-bā`isal-faqīr

Artinya:

"Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah (berdzikir) pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir."

Demikian penjelasan tentang takbiran Idul Adha. Semoga bermanfaat.  (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Allahumma Shalli Ala Muhammadin Wa Alihi Mashabihil Hikmati Wa Mawalin Nimati, Doa Sambut Idul Adha

Baca juga: Niat Mandi Idul Adha 2025 Arab, Latin dan Arti, Tata Cara Mandi Keramas Sebelum Sholat Ied Lengkap

Baca juga: Kapan Takbiran Idul Adha 2025? Ini Waktu Pelaksanaan dan Bacaan Takbir Lengkap

Baca juga: Kumpulan Doa menyambut Kepulangan Jemaah Haji dan Contoh Ucapannya, Semoga Ibadah Haji Diterima

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved