Berita Musi Rawas

Kisah Lansia 98 Tahun Asal Jatim Bertahun-tahun Terlantar di Musi Rawas, Kini Dirujuk ke Panti Jompo

Mbah Kayupi, pria berusia 98 tahun, akhirnya bersedia dirujuk ke Panti Sosial Harapan Kita di Desa G1 Mataram Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Dinsos Musi Rawas
DIRUJUK KE PANTI JOMPO -- Kayupi, kakek 98 tahun asal Malang, Jawa Timur saat dibawa ke Panti Sosial Harapan Kita di Desa G1 Mataram Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas oleh pendamping PKH Sumbar Harta. 

Hanya saja, hasil jeri payahnya tersebut, hanya habis untuk makan sehari-hari.

"Dia ikut orang Tugumulyo itu dari usianya masih remaja sampai tua. Dia bekerja cuman jaga kolam ikan," katanya.

Setelah dari Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, kemudian Mbah Kayupi ikut warga ke Kelurahan Sumber Harta, dan bekerja di proyek bangunan.

Hanya saja, saat itu kerja Mbah Kayupi tidak maksimal, karena keterbatasan fisik. Sebab kaki sebelah kiri pernah patah.

“Waktu ke Sumber Harta usianya sudah 50 tahun, kaki yang patah Mbah Kayupi juga ditabrak motor, sehingga patah lagi,” ucapnya.

Saat di Kelurahan Sumber Harta, Mbah Kayupi tinggal di rumah kosong dengan berpindah-pindah.

Sehingga, dengan kondisi tersebut, banyak warga yang iba.

“Banyak warga yang memberikan bantuan, sampai akhirnya kaki Mbah Kayupi ini kembali sembuh. Namun, Mbah Kayupi tidak bisa beraktivitas karena usianya yang semakin tua,” ucapnya.

Mbah Kayupi pun kemudian dilaporkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Musi Rawas agar mendapat perhatian khusus.

Hingga akhirnya, Mbah Kayupi mendapat bantuan berupa sembako dan perlengkapan hidup lainnya seperti kasur dan lainnya.

"Saat itu, Mbah Kayupi masih bisa masak sendiri. Beberapa kali warga dan pihak Dinsos ini membujuknya agar dia mau dibawa ke celana dalam, namun dia selalu nolak dan pilih hidup sendiri," ungkapnya.

Karena hidup di rumah kosong, kondisinya pun sempat drop dan nyaris tidak diketahui oleh warga.

Sehingga, beberapa hari Mbah Kayupi diberikan tempat tinggal oleh seorang warga.

“Nah saat ikut warga ini, lalu Mbah Kayupi ini dirayu, sampai akhirnya mau dibawa ke panti jompo, agar kondisinya akan terkontrol,” tegasnya.

Setelah itu, dia bersama warga lainnya, kemudian melakukan koordinasi ke pihak Dinsos Musi Rawas dan Lurah, dan mereka pun memberikan rekomendasi untuk Mbah Kayupi.

“Setelah mau diajak ke panti jompo, saya langsung bergerak cepat meminta rekomendasi ke Dinsos dan Lurah dan setelah selesai langsung kami antarkan ke Panti Jompo di Desa Mataram,” tutupnya. 

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved