Berita Nasional

Ini Kata Dedi Mulyadi Soal PO Bus Ngadu ke DPR Soal Larangan Study Tour di Provinsi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi angkat bicara terkait PO Bus mengeluh terkait larangan study tour siswa sekolah.

|
Editor: Moch Krisna
Tribun Jabar
GUBERNUR JABAR DEDI MULYADI LARANG STUDY TOUR - Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat melarang study tour siswa, kini dampaknya wisata turun drastis, hal ini diungkap Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana yangmengklaim wisata turun 70 persen dampak Dedi Mulyadi melarang siswa study tour. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi angkat bicara terkait PO Bus mengeluh terkait larangan study tour siswa sekolah.

Bahkan pihak PO Bus mengadu langsung ke DPR RI imbas kebijakan yang dilakukan Pemprov Jabar tersebut.

Melansir dari Tribunjabar.com, Kamis (27/3/2025) Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa study tour merupakan pembelajaran yang di dalamnya terdapat perjalanan.

Study tour terbaik, ujarnya, adalah seperti isra miraj.

"Study tour adalah pembelajaran yang di dalamnya melakukan perjalanan," kata Dedi Mulyadi.
 
"Study tour terbaik adalah isra miraj, spiritualitasnya melakukan perjalanan," sambung Dedi.

KEBIJAKAN DEDI MULYADI. Potret Dedi Mulyadi di hari pertama dia dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat, Kamis (20/2/2025). Dedi Mulyadi mengimbau agar para orang tua murid tidak boleh mengantarkan apalagi menunggu anaknya di sekolah, dikhawatirkan mengintervensi guru.
KEBIJAKAN DEDI MULYADI. Potret Dedi Mulyadi di hari pertama dia dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat, Kamis (20/2/2025). Dedi Mulyadi mengimbau agar para orang tua murid tidak boleh mengantarkan apalagi menunggu anaknya di sekolah, dikhawatirkan mengintervensi guru. (Youtube Dedi Mulyadi)

Bahkan, kata dia, study tour rohani juga bisa dilakukan untuk menciptakan karya-karya yang kreatif.

"Orang tua kita mengajarkan study tour, yaitu tour rohani, kita harus senantiasa pergi dalam pengembaraan yang melahirkan sastra, novel, karya ilmiah, karya imajiner seperti lukisan," kata Dedi.

Setelah itu, Dedi kemudian menyinggung soal pengusaha bus pariwisata yang mengadu ke DPR karena palarangan study tour di Jawa Barat.

Mereka mengadu karena perjalanan pariwisata menurun pasca adanya larangan study tour ini.

"Makanya saya menjadi (merasa) aneh, DPR didatangi oleh pengelola jasa perjalanan pariwisata," kata Dedi.

"Kenapa? karena hari ini periwisata menurun karena study tour tidak ada," sambung Dedi.

Dedi pun mengaku heran dengan hal itu.

Sebab ini menandakan bahwa pariwisata di Jawa Barat ternyata didominasi oleh anak-anak sekolah.

Dedi pun menyentil Dinas Pariwisata karena kondisi pariwisata ini.

"Berarti angka pariwisata di Jawa Barat didominasi oleh anak-anak sekolah, bukan oleh wisatawan." kata Dedi.
 
"Berarti dinas pariwisata gagal," sambung Dedi Mulyadi.

(*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved