Berita Viral

Curhat Dedi Mulyadi Rela Dicaci Maki Imbas Larang "Study Tour", Soroti Keuangan Ortu Tak Mampu

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi soal polemik study tour SMAN 6 Depok hingga Kepala Sekolah dicopot dari jabatannya.

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Tangkapan layar Ig @dedimulyadi71
DEDI MULYADI CURHAT RELA DICACI MAKI GEGARA LARANG STUDY TOUR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi soal polemik study tour SMAN 6 Depok hingga Kepala Sekolah dicopot dari jabatannya, Senin (24/2/2025). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi soal polemik study tour SMAN 6 Depok hingga Kepala Sekolah dicopot dari jabatannya.

Hal ini diungkapkan Dedi Mulyadi dalam unggahannya pada Senin (24/2/2025).

Dedi menegaskan, tak mempermasalahkan cibiran yang datang kepadanya. 

"Kebijakan larangan piknik yang orang menyebutnya study tour, kemudian studi kunjungan industri dan sejenisnya, itu pasti menimbulkan kekecewaan bagi para siswa yang akan berangkat," kata Dedi Mulyadi dikutip dari Instagramnya.

"Saya enggak ada masalah dicaci maki, dibilang Dedi Mulyadi atau apapun ya, enggak ada masalah," tegas Dedi Mulyadi.

GEBRAKAN DEDI MULYADI. Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi berpose setelah diwawancarai KOMPAS.com dalam Program Gaspol, Jakarta, Rabu (19/2/2025). Dedi Mulyadi melakukan gebrakan baru setelah dilantik jadi Gubernur Jawa Bara (Jabar), sejak Kamis (20/2/2025), ubah mobil dinas, dan wajib militer
GEBRAKAN DEDI MULYADI. Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi berpose setelah diwawancarai KOMPAS.com dalam Program Gaspol, Jakarta, Rabu (19/2/2025). Dedi Mulyadi melakukan gebrakan baru setelah dilantik jadi Gubernur Jawa Bara (Jabar), sejak Kamis (20/2/2025), ubah mobil dinas, dan wajib militer (KOMPAS.com/FREDERIKUS TUTO KE SOROMAKING)

Ia menilai langkah tegas ini diambil demi kebaikan siswa dan orang tua.

"Karena saya ini orang tua, tindakan-tindakan yang saya lakukan adalah untuk kebaikan semua," lanjutnya.

Dedi Mulyadi pun menyebut soal kondisi keuangan para orang tua siswa di Jawa Barat.

Baca juga: Dedi Mulyadi Ancam Copot 133 Kepala SMA/SMK di Jabar Ngotot Lakukan Study Tour, Jelas Melanggar

Karena sebagian dari para orang tua di Jawa Barat tidak cukup mampu untuk mengeluarkan uang demi piknik atau study tour anaknya di sekolah.

Sehingga karena hal ini, orang tua yang tak mampu ini malah berakhir terlilit utang.

"Anda para siswa yang kaya-kaya mungkin tidak ada masalah dengan keuangan keluarga," ujar Dedi.

"Tetapi bagi mereka yang orang tuanya pas-pasan, buat makan pun susah. Itu harus menimbulkan beban utang, bank emok, pinjol, bank keliling," imbuhnya.

GUBERNUR JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai mengikuti pelantikan Kepala Daerah di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025). Ia mengatakan tak akan menggunakan mobil dinas.
GUBERNUR JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai mengikuti pelantikan Kepala Daerah di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025). Ia mengatakan tak akan menggunakan mobil dinas. (Tribunnews.com/Taufik Ismai)

Sehingga, bisa jadi anaknya marah karena tidak bisa ikut study tour atau piknik.

Namun dari semua kemarahan tersebut, menurut Dedi, suatu saat akan menjadi kebahagiaan.

Ketika seorang siswa ini bisa memahami dan merasakan maksud dari sikap orang tua mereka.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved