Berita Palembang
Cara Ke Pulau Kemaro Gratis Saat Cap Go Meh, Bisa Lewat Jalur Darat atau Sungai
Panitia telah menyiapkan akses gratis menuju Pulau Kemaro setiap menjelang perayaan Cap Go Meh.
Penulis: Hartati | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Panitia telah menyiapkan akses gratis menuju Pulau Kemaro setiap menjelang perayaan Cap Go Meh.
Hal ini dikarenakan, memasuki momen Cap Go Meh biasanya Pulau Kemaro selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat.
Tak hanya etnis Tionghoa dari berbagai wilayah dan negara yang ingin beribadah, namun warga Kota Palembang dan sekitarnya juga banyak yang antusias ke Pulau Kemaro saat Cap Go Meh dengan tujuan berwisata.
Ditambah lagi, perayaan Cap Go Meh yang digelar di Pulau Kemaro bisa dikunjungi masyarakat secara gratis selama perayaan berlangsung.
Perayaan Cap Go Meh tahun ini di pulau Kemaro digelar 8-11 Februari yang dibuka untuk umum.
Bagi yang sudah pernah datang ke pulau legenda cinta itu, pasti sudah hafal rute yang akan dilalui karena hanya tersedia dia rute saja yakni jalur darat dan perairan.
Masyarakat bisa datang ke pulau Kemaro melalui jalur darat atau sungai dan panitia sudah menyediakan akses masuk gratis dari kedua jalur tersebut.
Baca juga: Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro Palembang, Pagoda Jadi Objek Favorit Remaja Berselfie Ria
Jalur darat
Pengunjung bisa datang ke Pulau Kemaro melalui jalur darat baik dari arah Jalan Residen Abdul rozak simpang Patal atau Lemabang lalu menuju Pusri.
Kemudian nanti tinggal lurus saja dan belok kanan menuju arah Polsek Kalidoni Sei Selayur atau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Sei Selayur Kalidoni.
Kemudian lurus saja sampai ujung atau sampai mentok jalan dan nanti di dua pabrik terakhir paling ujung pengunjung akan diarahkan masuk parkir.
Khusus parkir pejalan kaki bisa parkir di PT Bogasari yang paling ujung karena disediakan lokasi parkir untuk ratusan mobil dan motor.
Pengunjung nanti tinggal berjalan kaki saja menyebrang ke pulau Kemaro menggunakan ponton atau tongkang yang disambung sebagai jembatan sementara untuk ke pulau Kemaro.
Sedangkan khusus kendaraan yang parkir bongkar muat barang bagi pedagang UMKM, maka akan diarahkan parkir di lokasi Pabrik ban yang persis di sebelah PT Bogasari.
Nanti pedangan yang bongkar muat barang akan diarahkan naik tongkang penyebrangan ke pulau Kemaro karena dilarang melintas di jalur ponton sebab khusus hanya untuk pejalan kaki saja.
Lokasi parkir itu akan dijaga oleh puluhan petugas parkir yang akan mengarahkan dimana pengunjung bisa parkir agar tertib dan rapi.
Ponton ini hanya dipasang pada 8-11 Februari saja dan diluar jadwal tersebut akan dibongkar sehingga pengunjung yang datang hanya bisa melalui jalur sungai saja menggunakan getek dari dermaga kapal 16 Ilir dan itu berbayar.
Jalur Sungai
Pengunjung yang akan ke pulau Kemaro menggunakan jalur sungai juga bisa kerena panitia Cap Go Meh sudah menyiapkan sejumlah tongkang yang siap antar jemput masyarakat yang akan ke pulau Kemaro baik yang beribadah cuma sekadar berwisata.
Tongkang akan standby di Ke kentang 16 Ilir Hong Tiong Bio pukul 16.00 hingga pukul 23.00 WIB hari ini, Senin (10/2/2025).
Jadwal keberangkatan tidak tetap karena tergantung ramainya pengunjung.
Jika pengunjung yang akan berangkat ramai dan tongkang sudah penuh maka akan langsung berangkat ke pulau Kemaro.
Setelah menurunkan penumpang di pulau Kemaro, tongkang akan kembali lagi ke Ke kentang 16 Ilir untuk menjemput penumpang lagi.
Nah saat tongkang kembali ke kelenteng 16 Ilir, pengunjung yang akan pulang juga bisa ikut kembali pulang saat itu karena rute tongkang itu bolak-balik pulau Kemaro-Kelenteng 16 Ilir.
Sementara itu, tongkang penyeberangan dapat diakses masyarakat dari Dermaga 16 Ilir di depan Kelenteng Hong Tiong Bio Palembang pada Senin (10/2/2025) mulai pukul 17.00 WIB. Kapal tongkang tersebut akan berlayar non-stop hingga Selasa (11/2/2025) di waktu yang sama.
"Senin (10/2/2025) pukul 17.00 WIB, kapal tongkang akan start jalan dari Dermaga 16 Ilir sampai besok harinya (11/2/2025), non-stop. Kecuali tengah malam karena akan mengambil api di Kelenteng Pulau Kemaro untuk di kapal mereka," ujarnya.
Harun belum dapat menyebutkan berapa jumlah tongkang yang akan beroperasi. Namun, dirinya memastikan bahwa akses tersebut gratis karena merupakan bantuan dari umat.
"Kapasitasnya 200 buah kursi dalam satu tongkang agar tidak terlalu penuh. Kami sediakan kursi dan karaoke (untuk menyemarakkan) karena ini adalah festival," kata dia.
"Untuk durasi perjalanan dengan tongkang tergantung waktu. Kalau berangkat malam, waktu tempuhnya sekitar 45 menit dan pulangnya cepat hanya sekitar 15 menit. Kalau siang, terbalik," tambahnya.
"Jadi kalau pulang di luar operasional tongkang bisa melalui jalur darat di Kalidoni sebab tongkang tidak akan mengantar lagi," ujar panitia Cap Go Meh Cik Harun.
Harun mengatakan kedua jalur itu darat dan sungai gratis bisa dilalui pengunjung.
Jika masyarakat ingin naik getek sendiri di dermaga Benteng Kuto Besak (BKB) atau dermaga di bawah Jembatan Ampera pasar 16 juga bisa namun harus merogoh kocek sendiri.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
Bulog Sumsel Babel Pastikan Pasokan Beras SPHP Aman, Stok di Gudang Cukup Hingga 10 Bulan ke Depan |
![]() |
---|
Pria di Palembang Curi Laptop & TV di MTS Miftahul Jannah Kenten Banyuasin, Uangnya Untuk Beli Sabu |
![]() |
---|
Sensasi Berbeda 'Kedai Sedolor Mancing' Palembang, Bisa Mancing Sambil Menikmati Jembatan Ampera |
![]() |
---|
Pemkot Palembang Bakal Perbaiki Jalan Setapak Bertiang di Kalidoni Palembang, 5-6 Bulan Selesai |
![]() |
---|
Masih Dijabat Plt, Posisi Dirut RSUD Palembang Bari dan Kasat Pol PP Masih Tunggu Persetujuan BKN |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.