Berita Musi Rawas
Harga Telur di Pasar B Srikaton Musi Rawas Kini Turun Menjadi Rp 53 Ribu Perkarpet, Isi 30 Butir
Barokah mengaku, harga itu turun mulai dari tingkat distributor, yang awalnya masih Rp 58.000 per karpetnya.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Harga telur ayam ras di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel mengalami penurunan sebesar Rp5.000 per karpetnya.
Harga itu turun dari sebelumnya mencapai Rp 58.000 per karpetnya, dan hari ini turun menjadi Rp53.000 per karpetnya atau turun Rp5.000.
Menurut pedagang, penurunan harga tersebut terjadi sejak 2 hari terkahir.
Menurut Sri Barokah, salah seorang pedagang Pasar B Srikaton, Tugumulyo mengatakan, harga tersebut masih terbilang stabil untuk saat ini ditingkat pedagang di Pasar B Srikaton.
"Stabil sekarang, hanya Rp53.000 per karpetnya dengan isi 30 butir telur," kata Barokah, kepada Sripoku.com, Jumat (17/1/2025).
Barokah mengaku, harga itu turun mulai dari tingkat distributor, yang awalnya masih Rp 58.000 per karpetnya.
Penurunan terjadi sejak 2 hari terkahir.
"Turun, kemarin kan masih Rp 58.000, sekarang modalnya Rp 50.000 jadi jualnya Rp53.000. Dua hari inilah mulai turun," jelasnya.
Hanya saja sambung Barokah, meski harga masih stabil, namun tingkat pembeli juga ikut turun.
Sehingga, Barokah mengaku mengalami penurunan yang lumayan signifikan.
"Biasanya sehari bisa jual 50 karpet telur ayam ras, kalau sekarang paling-paling 30 karpet itu sudah banyak," jelasnya.
Baca juga: Masuk Awal Tahun, Harga Telur Ayam Hari ini di OKU Turun Jadi Rp 26 Ribu per Kg
Baca juga: Harga Telur di Musi Rawas Tembus Rp 58 Ribu per Karpet Jelang Nataru, Daging Ayam Masih Stabil
Ditambahkan Barokah, untuk pembelian dalam jumlah banyak atau lebih dari 10 karpet, maka akan diberikan harga khusus.
"Kalau belinya banyak, minimal 10 karpet, kalau telur ayam ras tentu hanya akan lebih murah lagi," imbuhnya.
Disinggung untuk stok yang diambilnya dari daerah mana, Barokah mengaku telur ayam ras tersebut didapatkan langsung dari luar daerah, yakni dari Padang.
"Ini dari Padang, tapi saya ambilnya di Kota Lubuklinggau. Kalau stok, alhamdulillah banyak dan mencukupi, cuman pembelinya yang kurang," jelasnya.
Sementara itu, Ita salah seorang pembeli telur di lapak Barokah mengaku, beli telur untuk dikonsumsi sendiri dan stok di rumah.
"Untuk makan sendiri. Alhamdulillah harganya sekarang sudah stabil. Tapi masih cukup mahal," ucapnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Honorer Non Database di Musi Rawas Bakal Diajak Temui KemenPANRB |
![]() |
---|
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Puluhan Honorer Non Database Ngadu ke DPRD Musi Rawas |
![]() |
---|
Masa Jabatan Habis, 13 Kades di Musi Rawas Bakal Menjabat Lagi Hingga 2 Tahun Ke Depan |
![]() |
---|
2.300 Honorer di Musi Rawas Jadi Prioritas Pengusulan PPPK Paruh Waktu, Non Prioritas Ada 800 Orang |
![]() |
---|
Baterai dan Panel Surya Alat Pengamatan Hujan Milik BMKG di Musi Rawas Dicuri, Penting Pantau Banjir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.