Pilgub Sumsel 2024

Hasil Rekapitulasi KPU Pilgub Sumsel 2024 di Palembang, Eddy Santana-Riezky Aprilia Unggul Telak

Eddy Santana Putra- Riezky Aprilia Paslon Cagub-Cawagub Sumsel unggul telak berdasarkan penghitungan suara Pilgub Sumsel 2024 oleh KPU Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Paslon Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel nomor 02, Eddy Santana Putra- Riezky Aprilia (ERA) unggul telak di Palembang dalam Pilgub Sumsel 2024. 

Gap atau jarak perolehan suara antara pasangan calon ERA dengan HDCU sendiri, sebesar 105.532 suara. 

Untuk partisipasi sendiri ketua KPU Palembang mengaku ada penurunan dibanding Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 14 Februari 2024 lalu, di mana angka partisipasi sekitar 64 persen. 

Syawal melanjutkan, setelah rekapitulasi perolehan suara ditingkat KPU Palembang ini, maka akan dilanjutkan untuk rekapitulasi penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel yang dilaksanakan KPU Sumsel. 

"Alhamdulillah kami telah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi tingkat kota dari 18 kecamatan yang ada di Kota Palembang. Untuk rekapitulasi perolehan suara Pilgub Sumsel kita akan serahkan langsung, sambil menunggu jadwal dari KPU Sumsel, "katanya, Kamis (5/12/2024).

Di sisi lain saksi tim paslon MATAHATI Melki mengaku, pihaknya tidak menandatangani hasil rekapitulasi ditingkat KPU Palembang itu merupakan arahan pimpinan tim pemenangan. 

"Kami paslon MATAHATI sudah mengikuti proses tahapan Pilkada Sumsel, dan juga belum bisa menerima hasil rekapitulasi di tingkat KPU Kota Palembang, dan kami masih ada tahapan untuk menindaki hasil rekapitulasi perolehan suara yang dilakukan KPU Palembang ini, " paparnya. 

Ditambahkan Melky, pihaknya keberatan terhadap hasil rekapitulasi berjenjang yang dilakukan KPU tersebut, karena dugaan pelanggaran pilkada Sumsel yang serius dilakukan  pasangan calon lain untuk meraih kemenangan. 

"Kami melihat di lapangan banyak temua tim dan saksi kita, ada hal- hala yang sangat  mengarah ke Terstruktur, Sistematis dan Masif dengan bukti yang ada, dilakukan paslon lain dengan untuk memenangkan Pilkada secara tidak sportif.Sehingga kedepan akan dilakukan  upaya selanjutnya oleh tim hukum kita, " pungkasnya. 

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved