Seputar Islam
Maksud Hukum Fardhu Ain dan Fardhu Kifayah dalam Kewajiban Menuntut Ilmu Berikut Adab dalam Belajar
Dalam hal mencari ilmu hukum fardhu ain berlaku untuk belajar tentang agama, ilmu ketauhidan, ilmu dalam mengenal Allah
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
4. Menjauhi Maksiat
Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Seorang hamba yang melakukan sebuah kesalahan, maka akan dititipkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya serta meminta ampun juga bertaubat, hatinya akan dibersihkan. Apabila kembali (berbuat maksiat), maka akan ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Hal tersebutlah yang diistilahkan dengan nama ‘ar raan’ yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu akan menutupi hati mereka’.”
Menjauhi maksiat tentu wajib bagi seorang muslim, bukan hanya terhindar dari doa, tetapi juga supaya kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat serta penuh berkah. Oleh sebab itu, kita harus menjauhkan diri dari maksiat, karena maksiat yang akan membuat otak kita menjadi sulit untuk bisa berkonsentrasi sehingga ilmu yang kita tangkap ini akan sulit dipahami.
5. Jangan Sombong Ketika Menuntut Ilmu
Jika ingin mendapatkan sebuah ilmu yang bermanfaat, sebaiknya kita perlu rendah hati. Jangan merasa sombong apabila kita sudah merasa cukup dengan semua ilmu yang sudah kita miliki.
6. Memperhatikan Guru Ketika Menuntut Ilmu
Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa yang begitu tulus untuk memberi ilmu. Dengan itu, kita harus memperhatikan guru ketika menyampaikan suatu ilmu.
“Dan ketika dibacakan Al Quran, maka simaklah baik-baik, serta perhatikanlah dengan tenang supaya kamu mendapat rahmat.”
Menyimak dari ajaran guru maupun seseorang yang sedang mengajarkan ilmu kepada kita menjadi sebuah adab dalam menuntut ilmu. Jadi, jangan berbicara maupun melakukan hal lain yang tidak berhubungan sama sekali dengan alur pelajaran yang disampaikan ketika menuntut ilmu, maksudnya kita perlu fokus mendengarkan serta menyimak.
Itulah Maksud Hukum Fardhu Ain dan Fardhu Kifayah dalam Kewajiban Menuntut Ilmu Berikut Adab dalam Belajar. (lis/berbagai sumber)
Baca juga: Arti Allahumma Lakalhamdu Wa Ilaikal Musytaka Wa Antal Musta’an, Doa Munajat Hadapi Kesulitan
Baca juga: Beda Arti Mukhlas dan Mukhlis, Istilah Bahasa arab untuk Orang yang Sudah Ikhlas dan Belajar Ikhlas
Baca juga: Arti Allahumma Anta Robbi La Ilaha Illa Anta Khalaqtani Wa Anna Abduka Wa Ana Ala Ahdika Wa Wadika
Baca juga: Arti Subhanakallahumma Rabbana Wabihamdika Allahummaghfirli, Doa yang Dibaca Nabi di Penghujung Usia
Baca juga: Arti Qola Fabiizzatika La Ughwiyannahum, Janji Setan Menyesatkan Manusia, Kecuali Orang yang Mukhlis
kewajiban menuntut ilmu dalam islam
Maksud Hukum Fardhu Ain dan Fardhu Kifayah dalam K
hukum fardhu kifayah dalam menuntut ilmu
hukum fardhu ain dalam menuntut ilmu
Tribunsumsel.com
Tribunnews.com
adab menuntut ilmu dalam islam
Doa dan Zikir Jumat Pagi, Lengkap Tulisan Arab, Latin Serta Terjemahannya |
![]() |
---|
Doa Nabi Ibrahim Setelah Membangun Ka'bah, Cocok Untuk Berangkat Haji dan Umroh, Arab Latin dan Arti |
![]() |
---|
Teks Khutbah Jumat Bahasa Sunda 29 Agustus 2025, Tema Maulid Nabi Muhammad |
![]() |
---|
Doa Sebelum dan Sesudah Baca Yasin untuk Orang Meninggal Teks Arab, Latin dan Artinya |
![]() |
---|
Doa Yasin untuk Orang Meninggal, Ini Susunan dan Tata Caranya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.