Seputar Islam
Maksud Hukum Fardhu Ain dan Fardhu Kifayah dalam Kewajiban Menuntut Ilmu Berikut Adab dalam Belajar
Dalam hal mencari ilmu hukum fardhu ain berlaku untuk belajar tentang agama, ilmu ketauhidan, ilmu dalam mengenal Allah
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM -- Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat. Demikian bunyi surat Al-Mujadalah ayat 11.
Ya belajar atau menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi kita bila ingin diangkat Allah beberapa derajat.
Akhlak mulia merupakan tujuan akhir dari ilmu pengetahuan. Karena berilmu dan beakhlak mulia merupakan dua hal yang penting dalam Islam.
Ada dua hukum dalam islam tentang kewajiban menuntut ilmu.
Pertama hukumnya fardhu ain dan fardhu kifayah
Hukum Fardhu Ain
Fardhu ‘Ain
Fardhu ain adalah status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dan berdosa bila ditinggalkan
Dalam hal mencari ilmu hukum fardhu ain berlaku untuk belajar tentang agama, ilmu ketauhidan, ilmu dalam mengenal Allah Subhanahu wata’ala dengan seluruh sifat-Nya, serta ilmu tata cara beribadah, serta yang terkait pada kewajiban sebagai muslim.
Kalau kita melihat anak-anak kecil mulai belajar mengaji, belajar di TK TPA, belajar doa dan lain sebagainya itu artinya orangtuanya telah melaksanakan hukum fardhu ain dalam memberi pelajaran kepada anak-anak sebagai generasi bangsa.
Hukum Fardu kifayah
Arti dari Fardhu kifayah adalah status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dilakukan, tetapi bila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini gugur.
Hukum fardhu kifayah ini berlaku pada ilmu yang perlu ada pada kalangan umat Islam, agar tidak hanya kaum di luar Islam yang dapat menguasai ilmu tersebut. Misalnya seperti ilmu kedokteran, ilmu falak, perindustrian, ilmu bahasa, ilmu komunikasi, ilmu nuklir, ilmu komputer, serta lainnya.
Berikut ini merupakan adab-adab yang menuntut ilmu yang perlu kita ketahui, dikutip dari gramediablog.com:
1. Niat Karena Allah SWT (Lillahi ta’ala).
Disaat kita hendak untuk menuntut sebuah ilmu, niat utama kita harus karena Allah. Dengan begitu, kita bisa menuntut ilmu dengan penuh keikhlasan dan juga ilmu yang diperoleh menjadi lebih bermanfaat.
2. Selalu Berdoa Pada Saat Menuntut Ilmu
Seperti Nabi Muhammad yang sering kali berdoa dalam menuntut ilmu, sebagai berikut:
“Ya Allah, berikanlah manfaat atas apa yang Engkau ajarkan untukku, ajarilah aku dengan hal-hal yang bermanfaat untukku, serta tambahkanlah aku ilmu.”
3. Bersungguh-Sungguh Dalam Menuntut Ilmu
Ketika dalam menuntut ilmu hendaknya kita bisa bersungguh-sungguh serta selalu antusias untuk bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Tuntutlah atas ilmu seolah-olah tidak pernah kenyang atas seluruh ilmu yang didapatkan, hendaknya kita selalu berkeinginan terus untuk bisa menambah ilmu kita.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Terdapat dua orang yang rakus yang tidak pernah kenyang: yaitu untuk orang yang rakus atas ilmu serta tidak pernah puas atasnya serta orang yang rakus dengan dunia juga tidak pernah kenyang dengannya.” (HR. Al-Baihaqi)
kewajiban menuntut ilmu dalam islam
Maksud Hukum Fardhu Ain dan Fardhu Kifayah dalam K
hukum fardhu kifayah dalam menuntut ilmu
hukum fardhu ain dalam menuntut ilmu
Tribunsumsel.com
Tribunnews.com
adab menuntut ilmu dalam islam
Doa dan Zikir Jumat Pagi, Lengkap Tulisan Arab, Latin Serta Terjemahannya |
![]() |
---|
Doa Nabi Ibrahim Setelah Membangun Ka'bah, Cocok Untuk Berangkat Haji dan Umroh, Arab Latin dan Arti |
![]() |
---|
Teks Khutbah Jumat Bahasa Sunda 29 Agustus 2025, Tema Maulid Nabi Muhammad |
![]() |
---|
Doa Sebelum dan Sesudah Baca Yasin untuk Orang Meninggal Teks Arab, Latin dan Artinya |
![]() |
---|
Doa Yasin untuk Orang Meninggal, Ini Susunan dan Tata Caranya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.