Berita OKI

Peluncuran Program Genius, Ratusan Siswa SD di OKI Dapat Makan Gratis, Ada Nasi Hingga Susu Kemasan

Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) mendapat makan gratis dalam peluncuran program Genius.

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
Ratusan Siswa Sekolah Dasar di OKI Dapat Makan Bergizi Gratis di Gor Biduk Kajang Kayuagung, OKI, Selasa (27/8/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) mendapat makan gratis dalam peluncuran program gerakan edukasi pemberian pangan bergizi siswa (genius) yang digelar gedung olahraga Biduk Kajang Kayuagung, OKI, Sumsel, Selasa (27/8/2024). 

Ditemui di lokasi,  Eriza salah satu siswa menunjukkan kotak nasi yang berisikan sebuah minuman susu kemasan, 1 buah telur, 2 dimsum dan 1 gorengan pastel.

"Ini makanan kesukaan (sembari menunjukkan) dimsum dan susu," katanya berbincang bersama temannya  di aula Gor Biduk Kajang pada Selasa (27/8/2024) siang.

Tampak beberapa siswa-siswi lain juga dengan antusias menikmati makanan yang telah disuguhkan.

"Makanannya enak dan lezat," kata salah satu siswa laki-laki.

Dikonfirmasi terpisah, Badan Pangan Nasional (Bapangan) RI, H. Arief Prasetyo Adi mengatakan pemenuhan gizi anak-anak secara komprehensif berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

"Kita mendorong kegiatan program Genius melalui pemberian kudapan pangan bergizi berbahan dasar sumber protein hewani berupa telur, susu dan protein hewani lainnya yaitu ayam dan ikan disertai dengan edukasi pangan dan gizi sebagai salah satu upaya menyongsong generasi emas 2045," paparnya.

Selain itu, Arief mengajak generasi muda menumbuhkan perilaku setop boros pangan dengan mendorong kebiasaan konsumsi lebih bijak guna ketahanan pangan yang berkelanjutan.

"Stop boros pangan harus dijadikan budaya dan itu dimulai semenjak dini, peran millenial sangat penting dalam mendorong dan menumbuhkan kesadaran perilaku  mencegah sisa pangan," urainya.

Arief menyebut program ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak dan mendukung proses belajar mengajar optimal.

"Kecukupan gizi seimbang sangat berperan dalam meningkatkan daya konsentrasi dan prestasi akademis siswa di dalam kelas," tambahnya.

Menurutnya, program genius yang diluncurkan oleh badan pangan nasional (NFA), telah mencapai target awal dan akan dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan meningkatkan akses siswa terhadap makanan bergizi.

"Peluncuran program ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam peningkatan kesehatan dan prestasi belajar anak-anak di maros dan seluruh Indonesia," sebutnya.

Di tempat yang sama, Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi menyebut program ini penting dilakukan guna mendukung penanganan rawan pangan dan gizi, sekaligus untuk  mewujudkan generasi emas 2045. 

"Kami pemerintah daerah, sangat mendukung gerakan genius sebagai upaya untuk menyediakan gizi yang baik bagi anak-anak kita. Ini adalah langkah penting untuk masa depan mereka," beber Elen.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved