Berita Palembang

Siswa SD di Palembang Harus Dirawat di RS Setelah Dipukuli Kakak Kelas, Kini Alami Trauma Berat

Pengunggah video menceritakan kalau sang anak mengalami memar akibat menerima pukulan dan tendangan dari kakak kelasnya.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
Ilustrasi - Siswa SD di Palembang Harus Dirawat di RS Setelah Dipukuli Kakak Kelas, Kini Alami Trauma Berat 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus bullying di sekolah kembali terjadi di Palembang.

Kali ini, dalam sebuah video yang beredar.

Seorang wali murid di akun instagram @cecememe28 memperlihatkan kondisi anaknya yang dirawat di Rumah Sakit Charitas Palembang setelah mendapatkan kekerasan atau perundungan oleh kakak kelas.

Pengunggah video menceritakan kalau sang anak mengalami memar akibat menerima pukulan dan tendangan dari kakak kelasnya.

Ia juga mengunggah video ketika membuat laporan di Polda Sumsel.

Atas kejadian tersebut korban berinisial M (10) yang masih duduk di bangku kelas 5 SD mengalami trauma berat dan tidak mau bersekolah lagi hingga saat ini. 

Ketika dijumpai, Cornelia (33) warga Kelurahan 26 Ilir Palembang ini mengatakan, awalnya ia mendapatkan telepon dari guru kalau anaknya dipukuli saat jam istirahat. 

Untuk memastikan hal itu ia dan suami menjemput anaknya ke sekolah.

"Kami diberi tahu oleh guru sekolah kalau anak saya dipukul sama terlapor yang duduk di bangku kelas 6. Pas sampai kami turun lihat ada orangtua terlapor katanya minta maaf ke anak saya, dan di dalam mobil baru anak saya cerita kalau dia dipukuli, " kata Cornelia, Rabu (7/8/2024).

Cornelia menceritakan peristiwa itu bermula ketika M sedang istirahat dan naik ke lantai 5 untuk melihat anak-anak yang bermain bola.

Kemudian M melihat terlapor C ditertawakan oleh siswa lainnya, kemudian C mengejar M dan memukuli korban sebanyak tiga kali di perut menggunakan lutut.

"Yang pukul anak saya itu kakak kelasnya yang duduk di kelas 6 dan anak kelas 5, Kebetulan yang terlapor berinisial C ini Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Kejadiannya ini pas jam saat jam keluar main," ujarnya.

Mendengar perlakuan yang diterima oleh anaknya Cornelia langsung membawa sang anak ke Rumah Sakit untuk melakukan visum dan ditemukan memar biru di dekat selangkangan paha.

"Anak saya di sandarkan oleh terlapor di dinding kemudian perutnya di pukul dengan tumit terlapor sebanyak tiga kali.Tidak disitu saja dia (terlapor) juga menendang dan mengenai selangkangan paha anak saya," ungkapnya.

Baca juga: Breaking News : Presiden Jokowi Diundang Pada Kongres PMII di Palembang, Momen Pilih Ketua Baru

Baca juga: Nikmati Makanan Khas Palembang di Sentral 26 Ilir, Surganya Pempek Cocok Untuk Berburu Oleh-oleh

Karena hal itu di hari yang sama Cornelia melaporkan tindak kekerasan yang dialami anaknya ke SPKT Polda Sumsel pada Senin (5/8/2024).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved