Terapi Bayi Palembang
Ini Alasan Pasien Tetap Percaya Pengobatan Daun Sirih Ferizka Utami Meski Kontroversial
Di tengah kontroversi yang viral di media sosial, praktik pengobatan alternatif totok saraf milik Ferizka Utami di Palembang justru masih dipadati
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Ringkasan Berita:
- Meski tengah menuai kritik tajam dari kalangan tenaga medis di media sosial, praktik pengobatan alternatif totok saraf menggunakan media daun sirih oleh Ferizka Utami (Ibu Ika) di Jakabaring terpantau tetap ramai dikunjungi hingga ratusan pasien per hari.
- Para pasien yang datang dari berbagai daerah seperti Lahat hingga Pulau Jawa mengaku tetap percaya karena klaim kesembuhan sejak tahun 2012, serta sistem biaya pengobatan yang bersifat sukarela tanpa patokan tarif.
TRIBUNSUMSEL.COM - Sorotan publik dan kritik dari tenaga medis tak menyurutkan minat masyarakat untuk datang ke praktik pengobatan alternatif totok saraf oleh Ferizka Utami (Ibu Ika) di Jakabaring, Palembang.
Meski menuai pro dan kontra usai video terapi pada anak dan bayi viral, kepercayaan pasien tetap tinggi, bahkan jumlah kunjungan disebut bisa mencapai ratusan orang per hari.
Pengobatan totok menggunakan media daun sirih tersebut menuai kontroversi hingga dikritik sejumlah tenaga medis setelah video aksi pijat anak dan bayi yang dilakukan Ferizka Utami viral.
Adapun lokasi praktik tersebut berada di Perumahan Top 100 Jakabaring Blok A3 No. 12, tepatnya di depan Masjid Cheng Ho Jakabaring.
Bagi banyak pasien, pengobatan di klinik Ferizka_Prihendra bukanlah hal baru; kepercayaan mereka didasarkan pada hasil yang diklaim telah dirasakan selama bertahun-tahun.
Saat wartawan Sripoku.com berkunjung ke lokasi, sejumlah pasien memberikan kesaksiannya.
Pasien yang datang tidak hanya berasal dari Palembang, tetapi juga dari luar daerah.
Salah satu keluarga pasien, Ahmad Yani (39), mengaku telah membawa anaknya berobat ke tempat tersebut sejak tahun 2012.
“Awalnya tahu dari saudara. Saat anak saya sakit amandel, saya bawa ke sini dan sembuh. Sekarang saya bawa lagi karena patah tangan dan berangsur membaik,” ujarnya.
Terkait biaya, ia menyebut pihak pengelola tidak mematok tarif pasti.
“Tidak diminta, seikhlasnya saja. Meski berobat di sini, kami tetap mengimbangi dengan pengobatan medis,” tambahnya.
Dosi (35), pasien lain, juga mengklaim hasil positif setelah menjalani terapi untuk keluhan perut.
Menurutnya, hasil pemeriksaan dokter selanjutnya menunjukkan kondisi kesehatannya membaik.
Dalam proses pengobatan, pasien tidak hanya menjalani terapi pijat, tetapi juga diberikan anjuran pola makan, seperti memperbanyak konsumsi buah serta mengikuti pantangan tertentu.
Berjalan Sejak Tahun 2012
| Pasca Viral Bayi Menangis Saat Diobati, Rumah Totok Sirih Palembang Didatangi IDAI Hingga KPAI |
|
|---|
| Klarifikasi Kuasa Hukum Soal Rumah Totok Sirih Palembang Viral Tuai Pro-Kontra: Hanya Beda Pandangan |
|
|---|
| Pengakuan Pasien Pengobatan Totok Sirih Ferizka Utami Viral di Palembang, Bayar Seikhlasnya |
|
|---|
| Awal Mula Pengobatan Ferizka Utami Praktisi Totok Sirih di Palembang, Klaim Dari SD Sembuhkan Kanker |
|
|---|
| Mengintip Pengobatan Ferizka Utami, Praktisi Totok Sirih di Palembang, Sempat Viral Usai Terapi Bayi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Nama-Ferizka-Utami-atau-yang-lebih-dikenal-dengan-sapaan-Ibu-Ika-asal-Palembang.jpg)