Berita Prabumulih

Erwadi dan Wedi Saputra Bersaing Mejadi Ketua KONI Prabumulih, Sudah Ambil Formulir Pendaftaran

Pasalnya, hingga jelang penutupan pengambilan formulir pada Sabtu pukul 13.00 WIB baru dua bakal calon yang mengambil formulir.

Penulis: Edison | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Edison
Kandidat Calon Ketua KONI Prabumulih ketika sama-sama mengambil formulir di Sekretariat KONI Prabumulih, Sabtu (27/7/2024). 

Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Pemilihan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Prabumulih sepertinya akan berlangsung seru.

Pasalnya, hingga jelang penutupan pengambilan formulir pada Sabtu pukul 13.00 WIB baru dua bakal calon yang mengambil formulir.

Kedua kandidat yang mengambil formulir tersebut yakni H Erwadi ST MM yang merupakan Ketua PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) dan Wedi Saputra yang merupakan ketua cabang olahraga E-Sport Indonesia kota Prabumulih.

Rencananya pelaksanaan pemilihan akan diselenggarakan dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar biasa (Musorkotlub) yang akan diselenggarakan pada Rabu (31/7/2024).

Sekretaris Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musorkotlub KONI Prabumulih, Dahlawi membenarkan ada dua kandidat yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua KONI Prabumulih.

"Hingga siang ini ada dua ketua cabang olahraga yang mengambil formulir pendaftaran yakni pak Erwadi dan Wedi Saputra," ungkapnya ketika diwawancarai di sekretariat KONI Prabumulih di Jalan Padat Karya sebelah cafe Kayu Manis Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Dahlawi mengatakan setelah mengambil formulir maka pada Senin (29/7/2024) pengembalian formulir pendaftaran, dukungan serta persyaratan termasuk visi misi calon.

"Kita masih menunggu Kepala Dinas Pemuda Olahraga untuk pelaksanaan, sementara ini kita baru mendapat info tempat yakni akan dilaksanakan di aula Dinas Tenaga Kerja," katanyanya.

Baca juga: Lama Tak Ada Ketua, KONI Prabumulih Akan Gelar Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa Tentukan Pimpinan

Baca juga: Kisruh Kepengurusan Baru KONI Prabumulih, Waketum KONI Sumsel Bidang Organisasi: Harus Sesuai AD/ART

Disinggung berapa dukungan harus didapat untuk bisa maju, Dahlawi mengaku data sementara ada 45 cabang olahraga namun nanti akan dilakukan penyaringan oleh tim dan baru diketahui jelang pelaksanaan.

"Nanti akan dilakukan penyaringan barapa cabor yang masih aktif, misal nanti yang aktif 35 cabor maka kandidat harus mendapat dukungan 30 persen dari jumlah itu," bebernya.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris KONI Karateker, Edi Hermanto. Menurut Edi, setelah dilakukan penjaringan dan penyaringan nantinya akan diketahui berapa total suara bisa memilih. 

"Kalau nanti misalnya salah satu kandidat tidak mendapat dukungan 30 persen sedangkan calon lainnya cukup 30 persen setelah dilakukan penyaringan maka secara otomatis aklamasi," bebernya.

Karena kata Edi, dari 45 cabor yang ada belum diketahui mana yang masih aktif, telah memperpanjang kepengurusan dan telah habis masa berlaku kepengurusan.

"Nanti tim penjaringan dan penyaringan akan bekerja, harapan kita pelaksanaan musorkotlub berjalan dengan lancar dan kedepan KONI Prabumulih akan aktif dan maju," harapnya seraya mengharapkan dukungan semua pihak.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved