Berita Prabumulih
Kisruh Kepengurusan Baru KONI Prabumulih, Waketum KONI Sumsel Bidang Organisasi: Harus Sesuai AD/ART
Kisruh yang terjadi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Prabumulih, ditanggapi Wakil Ketua Umum bidang Organisasi KONI Sumsel.
Penulis: Edison | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kisruh yang terjadi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Prabumulih, ditanggapi Wakil Ketua Umum bidang Organisasi KONI Sumatera Selatan, Firdaus Hasbullah SH.
Kisruh di KONI Prabumulih karena beredarnya kepengurusan KONI Prabumulih yang telah memiliki Pelaksana Tugas (PLT) Ketua dan banyak nama pengurus mendadak hilang.
"KONI Prabumulih sejak almarhum (Daud Rotasi-red) meninggal ada Plt nya, kebetulan Plt nya mengundurkan diri makanya kita (KONI Sumsel) ganti lagi ke yang saat ini pak Erwadi," ungkap Firdaus Hasbullah melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Kamis (21/3/2024).
Firdaus Hasbullah mengatakan, Plt Ketua KONI Prabumulih yang baru memiliki tugas utama untuk melanjutkan kepengurusan hingga dilaksanakannya musyawarah kota luar biasa (muskotlub).
"Jadi Plt itu diberi waktu untuk segera melaksanakan muskotlub 3 atau 6 bulan," ujarnya.
Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi KONI Sumsel, Suparman Roman Dituntut 2,5 Tahun dan Akhmad Tahir 2 Tahun Penjara
Ditanya apakah Plt Ketua KONI Prabumulih dapat mengganti kepengurusan lama dengan yang baru, Firdaus dengan tegas menyatakan hal tersebut tidak dapat dilakukan kecuali jika pengurus tidak aktif lagi.
"Gak boleh dong, harus sesuai dengan AD/ART serta petunjuk organisasi (cabang olahraga) yang lainnya. Kecuali tidak aktif lagi baru mengajukan pergantian, itupun harus rapat dan diajukan ke provinsi," tegasnya.
Firdaus Hasbullah menjelaskan bahwa setiap tindakan dalam tubuh KONI harus sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta panduan organisasi cabang olahraga yang lainnya.
"Pergantian pengurus hanya dapat dilakukan jika mereka tidak aktif lagi. Bahkan dalam hal itu, prosesnya harus melalui rapat dan diajukan ke provinsi," bebernya.
Lebih lanjut pria yang berprofesi sebagai pengacara ini menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi serta mendorong para calon ketua KONI untuk bersaing secara sehat dalam musyawarah kota luar biasa nanti.
"Kita berharap tidak terjadi perpecahan di dalam organisasi serta menekankan pentingnya menjalankan KONI sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan, baik AD/ART maupun aturan lainnya. Kedepan bagi yang mau jadi ketua KONI ikutlah berkompetisi secara sehat di muskotlub nanti," katanya berhadap jangan ada perpecahan dan jangan menjalankan organisasi tanpa acuan AD/ART dan aturan lainnya.
Untuk dikerahui, Sejumlah pengurus cabang olahraga dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Prabumulih, mengeluh sekaligus kecewa.
Penyebabnya, pasca dua kali ditinggal mengundurkan diri ketua lama (ketua defenitif dan ketua Plt), KONI kota Prabumulih diam-diam telah memiliki Ketua baru sebagai pelaksana tugas (Plt).
KONI Prabumulih
Kisruh Kepengurusan Baru KONI Prabumulih
Berita Prabumulih
Berita Regional
Tribunsumsel.com
3 Pejabat di Polres Prabumulih Dirotasi, AKP Baratanata Jabat Kasi Humas |
![]() |
---|
Ribut Dengan Istri, Pria di Prabumulih Ditemukan Tewas Tak Wajar, Tulis Surat Perpisahan Untuk Anak |
![]() |
---|
10.350 Batang Bibit Karet dan Sawit Dibagikan Wali Kota Prabumulih, Harap Ekonomi Petani Meningkat |
![]() |
---|
Atasi Banjir, Pemkot Prabumulih Perbaiki Sejumlah Drainase, Imbau Warga Soal Pembuatan Plat Duiker |
![]() |
---|
Bongkar 2 Rumah Warga, Pemuda di Prabumulih Kini Ditangkap Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.