Penerimaan Siswa Baru
Kadisdikbud OKU Timur Lakukan Sidak Kegiatan MPLS, Tegaskan Jangan Ada Bullying di Sekolah
Dimana kali ini Kadisdikbud OKU Timur mengunjungi kegiatan MPLS di SMP Negeri I Belitang Madang Raya (BMR).
Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Slamet Teguh
Kemudian mengembangkan interaksi positif antar peserta didik dan warga sekolah lainnya.
"Disamping itu, kegiatan MPLS atau Transisi PAUD-PAUD-SD ini juga untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Serta menumbuhkan perilaku positif," katanya.
Wakimin juga menegaskan kepada sekolah bahwa selama pelaksanaan MPLS dan juga Transisi PAUD-SD, satuan pendidikan dilarang mengintruksikan peserta didik baru, untuk menggunakan atau membawa seragam dan atribut selain seragam dan atribut resmi satuan pendidikan.
Sekolah atau panitia juga dilarang memberikan tugas kepada peserta didik baru, untuk membawa suatu produk dengan merk tertentu.
"Perlu diingat pula, panitia dilarang memberikan hukuman fisik atau kekerasan dalam menegakan kedisiplinan, atau bentuk hukuman lain yang tidak mendidik," bebernya.
Artinya, lanjut Wakimin, satuan pendidikan harus merubah hukuman fisik dengan kegiatan edukatif atau membentuk kesadaran diri peserta didik.
Disamping itu, satuan pendidikan juga dilarang melakukan aktivitas yang tidak relevan dengan pembelajaran.
Serta aktifitas lain yang dapat membahayakan kesehatan, keselamatan dan keamanan peserta didik.
"Termasuk dilarang keras melakukan perundungan atU bullying, kekerasan verbal maupun fisik," tegasnya.
Kemudian mengenai keterlibatan kakak kelas atau senior, juga sebisa mungkin tidak dilakukan. Kecuali dalam keadaan kekurangan personil, guru boleh dibantu pengurus OSIS atau MPK sebagai asisten dalam memperaiapkan fasilitas.
Kadisdik Wakimin kemudian merincikan, bahwa penyampaian materi MPLS dan Transisi PAUD-SD harus diberikan dengan cara-cara menyenangkan.
"Misalnya, pada Transisi PAUD-SD hendaknya materi yang disampaikan tentang mengenal nilai agama dan budi pekerti. Serta kematangan emosi yang cukup untuk berkegiatan di lingkungan belajar," tuturnya.
Kemudian keterampilan sosial dan bahaya yang menandai untuk berinteraksi sehat dengan teman, pemaknaan terhadap belajar yang positif.
"Serta pengembangan keterampilan motoric, dan perawatan yang memadai, untuk dapat berpartisipasi di lingkungan sekolah secara mandiri," pungkasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
128 Siswa Baru SDN 36 Talang Ubi PALI Dapat Seragam dan Alat Tulis Gratis Dari Pemerintah Desa |
![]() |
---|
Kadisdikbud Tegaskan Jangan Ada Bullying dan Kekerasan Fisik Saat MPLS di OKU Timur |
![]() |
---|
Berada di Pusat Kota, Tapi SD Negeri 11 Kayu Agung OKI Hanya Mendapatkan 4 Siswa Baru |
![]() |
---|
Kisruh PPDB 2024 Tak Pengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar, Plh Sekda Sumsel Sebut Sesuai Permendikbud |
![]() |
---|
Tiga Juta Anak Putus Sekolah, Imbas Tak Lolos PPDB, Pendidikan Swasta Mahal Orang Tua Tak Mampu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.