Pilkada 2024

LIPSUS : Gaet Influencer Dongkrak Popularitas, Strategi Balonkada di Pilkada 2024 di Sumsel -1

Peran influencer saat ini dinilai menjanjikan dalam mempromosikan usaha agar dikenal luas oleh masyarakat.

Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
Gaet Influencer Dongkrak Popularitas, Strategi Balonkada di Pilkada 2024 di Sumsel 

Sedangkan Bakal calon Gubernur (Balongub) dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Heri Amalindo- Popo Ali (HAPAL) resmi menunjuk seorang anak muda bernama Okta Alfarisi atau yang akrab disapa Cek Okta sebagai juru bicara (Jubir) Milenial pada Pilkada November 2024.

Cek Okta adalah Tim Sukses (Timses) sekaligus Tenaga Ahli Lury Elza Alex Noerdin, putri Gubernur Sumsel periode 2008-2018 Alex Noerdin.

Ketua tim Pemenangan Rumah Bersama Heri Amalindo Firdaus Hasbullah mengungkapkan, penunjukkan Cek Okta menunjukkan komitmen Heri Amalindo untuk merangkul anak muda khususnya kalangan milenial dan Gen Z yang ada.

"Kita percaya bahwa adinda Okta bisa menjalankan tugasnya, sebagai Jubir mewakili kalangan milenial untuk bapak Dr Heri Amalindo. Kita tahu Okta pandai bergaul dan banyak prestasi mulai di media, organisasi kepemudaan dan komedian yang buat banyak bikin orang ketawa dan gembira, " jelasnya.

Ia mengungkapkan, jika kalangan melenial mendapat tempat yang khusus, dan jika dipercaya masyarakat Sumsel ke depan memimpin, Heri berjanji akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi Gen Z lewat salah satunya Akademi Digitalisasi.

"Jadi, kita berikan ruang keratifitas agar anak- anak muda bisa berinovasi, dan yang pasti kita suport anak- anak muda Sumsel, " pungkasnya.

Kolaborasi

Hal ini juga yang dilakukan oleh bakal calon Walikota Palembang Nandriani Octarina. Pengusaha muda itu juga mengakui bahwa komposisi suara anak saat ini muda 60 persen.

Dia menilai menggaet jubir dengan memilih influencer bisa saja dilakukan namun saya saat ini bekerjasama dengan influencer hanya untuk menaikkan popularitas saja.

"Kalau menjadikan mereka jubir belum karena saya juga muda," ujarnya, Kamis (13/6/2024).

Dia menilai kalau tokoh lain seperti pada Pilgub yang menggaet Fikri karena memang pasangan tersebut harus ada tokoh muda dan memang diakui ketokohannya.

Kalau Nandriani masih muda jadi hanya kolaborasi saja tidak menjadikan tokoh muda sebagai juru bicara.

Kalau mengkhususkan menjadikan influencer sebagai jubir Nandriani lebih prepare ke tokoh itu yang senior atau menjual.

"Balik ke tokoh muda lagi belum saat ini tapi sekarang saya berkolaborasi dengan yang mudah untuk menaikkan popularitas iya seperti yang saya lakukan," ujarnya.

Sementara itu Ratu Dewa yang digadang-gadang bakal maju pada Pilwakot Palembang juga gencar berkolaborasi dengan influencer karena sudah berapa kali membuat konten bareng.

Ratu Dewa menyebut belum menjatuhkan pilihan pada influencer sebagai jubir hanya berkolaborasi saja.

Dia menyebut influencer itu menawarkan kerjasama dengan mengundang podcast dan dia menyetujuinya.

"Belum menunjuk jubir hanya kolaborasi saja," ujarnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved