Berita Ogan Ilir

Sudah 6 Bulan Kasus Pembunuhan Wanita Tua di Tanjung Raja OI Belum Terungkap, Begini Kata Polisi

Sudah enam bulan misteri pembunuhan wanita tua di Desa Tanjung Agas, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir belum terungkap.

Dok Polisi
Warga berkumpul di rumah Masiah yang ditemukan tak bernyawa di kediamannnya di Desa Tanjung Agas, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir pada 19 September 2023 lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Sudah enam bulan misteri pembunuhan wanita tua di Desa Tanjung Agas, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir belum terungkap. 

Perkembangan terbaru menyebut, polisi telah mengantongi identitas pelaku pembunuhan wanita tua tua tersebut. 

Kapolres Ogan Ilir AKBP H. Andi Baso Rahman menyebut perkara ini sedang dalam proses penyidikan.

"Kami sedang melakukan penyidikan untuk memperjelas, membuat terang tindak pidana ini. Sementara masih berjalan," kata Andi, Kamis (21/3/2024).

Baca juga: Ngaku Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, 2 Warga Prabumulih Tipu Anak Eks Kades Hingga Rp 250 Juta

Identitas pelaku diketahui berkat keterangan sejumlah saksi baik itu keluarga maupun kerabat korban bernama Masiah.

"Iya (diketahui identitas pelaku). Ini juga berkat kerjasama dengan masyarakat," kata Andi.

Sebelumnya, seorang wanita berusia 73 tahun bernama Masiah ditemukan tak bernyawa di atas tempat tidur di kamar rumahnya pada 19 September 2023 lalu.

Kapolsek Tanjung Raja AKP Hermansyah mengatakan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait perkara dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut.

"Dugaan awal, korban ini 363 (KUHP, sasaran pencurian). Namun karena (pelaku diduga) kepergok, jadi 365 (KUHP, pencurian dengan kekerasan)," ungkap Hermansyah.

Menurut Hermansyah, saat ditemukan tak bernyawa, terdapat luka sayatan di leher Masiah.

Keluarga pun menantikan pengungkapan perkara kematian Masiah karena ada kecurigaan wanita tersebut menjadi korban pencurian dengan kekerasan.

Kecurigaan tersebut disampaikan putra Masiah bernama Alpian.

"Saat ibu ditemukan meninggal, ada barang-barang hilang seperti kipas angin, TV tabung, tabung gas," kata Alpian diwawancarai terpisah.

Alpian tak menyangka ibundanya meninggal dengan cara tak wajar, di mana ditemukan luka benda tajam di leher.

Menurutnya, ibundanya semasa hidup tak memiliki masalah dengan siapapun, malah kerap membantu keluarga maupun kerabat yang membutuhkan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved